Fenomena Tangan Tuhan dan Gol Abad Ini

Diskusi tentang Piala Dunia 1986 tidak lengkap tanpa membahas laga perempat final Argentina vs Inggris.

Dalam laga tersebut, Maradona menciptakan dua gol yang menjadi buah bibir hingga puluhan tahun kemudian.

Gol pertama dikenal sebagai gol "Tangan Tuhan" (Hand of God), di mana Maradona menggunakan tangannya saat duel udara.

Meski diprotes pemain Inggris, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Dua aksi ikonik Maradona memiliki karakteristik kontras:

  • Gol Tangan Tuhan: Maradona menyebut gol itu tercipta berkat sedikit bantuan kepalanya dan campur tangan "Tangan Tuhan".
  • Gol Abad Ini (Goal of the Century): Empat menit kemudian, ia menggiring bola dari tengah lapangan melewati lima pemain Inggris sebelum menaklukkan kiper.

Gol kedua dinobatkan FIFA sebagai gol terbaik sepanjang masa karena teknik dan kemampuan individu luar biasa.

Aksi solo tersebut membuktikan keahlian Maradona yang berada di atas rata-rata pemain zamannya.

Pencapaian Maroko dan Warisan Maradona

Selain kegemilangan Argentina, turnamen ini juga mencatat sejarah bagi Maroko.

Maroko menjadi tim Afrika pertama yang mampu menjuarai grup di putaran final dan melaju ke babak sistem gugur.

Prestasi ini membuka mata dunia bahwa peta kekuatan sepak bola mulai merata. Kejutan Maroko menjadi inspirasi bagi perkembangan sepak bola di Afrika.

Keberhasilan Argentina menjadi juara dunia untuk kedua kalinya memperkokoh posisi mereka di peta kekuatan sepak bola global.

Nama Diego Maradona dipahat sebagai legenda abadi yang pengaruhnya melampaui batas lapangan hijau.

Hingga saat ini, momen-momen di Piala Dunia 1986 terus dijadikan referensi dalam diskusi tentang kehebatan seorang atlet.

Turnamen ini menjadi bukti bagaimana kombinasi kontroversi dan keahlian murni menciptakan sejarah yang tak terlupakan.

>>> Janice Tjen Melaju Dramatis ke 16 Besar Birmingham Open 2026

>>> Hasil Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Lolos, Ali/Devin Tersingkir

>>> Sandy Walsh Umumkan Kehamilan Istri Jelang FIFA Matchday