Bagi sang arsitek tim, kesuksesan bersama skuad Garuda adalah misi utama yang harus segera diwujudkan melalui kerja keras dan dedikasi tinggi.

Bahkan, saat mata dunia tertuju pada pembukaan Piala Dunia 2026 nanti, Herdman berencana untuk tetap berada di Indonesia guna menjalankan program kerja yang sudah disusun.

Ia dijadwalkan akan memimpin pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Bali selama 20 hari pada Juli 2026 mendatang.

Program pemusatan latihan di Bali tersebut dilakukan sebagai langkah serius dalam mempersiapkan tim menghadapi turnamen Piala AFF tahun ini.

Herdman ingin memastikan bahwa para pemain Indonesia memiliki fisik dan mental yang siap untuk bersaing memperebutkan gelar juara di level Asia Tenggara.

Ia menambahkan bahwa jika dirinya tidak sedang berada di Bali, maka ia pasti akan disibukkan dengan urusan teknis lainnya demi kesiapan Piala AFF.

>>> 6 Ciri Orang Toxic Terbaru 2026, Kenali Tanda Selain Manipulatif yang Jarang Disadari

"Sejujurnya, saya tidak akan mengikuti perjalanan keduanya (Kanada dan Inggris)," tegas Herdman dalam sesi wawancara eksklusif tersebut.

John Herdman mengakui bahwa menonton pertandingan Piala Dunia 2026 hanyalah sebuah kemungkinan kecil jika ia memiliki waktu luang di sela-sela kesibukannya.

"Jika saya cukup beruntung, mungkin saya akan menyempatkan diri untuk menonton beberapa pertandingan melalui layar kaca," tuturnya lagi.

Meski mengaku tidak akan memantau secara intensif, Herdman tetap memberikan doa serta dukungan moral bagi Timnas Kanada yang dijuluki The Reds.

Menurutnya, bermain di hadapan pendukung sendiri merupakan keuntungan besar yang harus dimanfaatkan oleh skuad Kanada untuk mengukir sejarah baru.

Ia berpendapat bahwa generasi pemain Kanada saat ini adalah yang terbaik yang pernah ada dalam sejarah sepak bola negara tersebut.