Seorang pemain setia Destiny 2 menumpahkan kekecewaannya lewat ulasan Steam setelah bermain lebih dari 10.000 jam.

Pemain dengan nama ArkaneArdvark78 itu melayangkan kritik tajam terhadap ekspansi Edge of Fate.

>>> Gabe Newell Bantah Steam Lakukan Monopoli Pasar Game PC

Menurutnya, ekspansi tersebut membawa perombakan masif pada sistem permainan. Akibatnya, seluruh senjata dan armor yang telah ia kumpulkan selama bertahun-tahun menjadi tidak berguna.

ArkaneArdvark78 juga menilai bahwa pihak developer kini semakin menjauh dari basis penggemar. Ia menganggap situasi ini sebagai sinyal bahaya bagi masa depan game favoritnya.

Konsistensi Bermain di Tengah Kritik

Ulasan tersebut pertama kali diunggah pada September 2025 dengan catatan durasi bermain 10.098 jam.

Uniknya, total waktu bermainnya justru terus bertambah hingga mencapai 10.256 jam baru-baru ini.

>>> Gamee Prizes Bagikan Hadiah Ribuan Dolar AS pada 3 Juni 2026

Fakta ini menunjukkan bahwa sang pemain masih meluangkan waktu sekitar 157 jam di Destiny 2 selama beberapa bulan terakhir.

Hal itu terjadi meskipun ia sudah menyatakan kekecewaan mendalam dan berniat berhenti.

Pembaruan Konten Terakhir Menuju Akhir Perjalanan

Unggahan kritis ArkaneArdvark78 sempat memicu diskusi sengit di forum Steam. Namun, kekhawatiran para pemain mengenai masa depan game ini mulai terbukti nyata.

>>> Kode Redeem Neverness to Everness Mei 2026, Klaim Hadiah Gratis

Bungie, yang kini berada di bawah naungan Sony Interactive Entertainment, telah mengumumkan bahwa pembaruan Monument of Triumph pada 9 Juni mendatang akan menjadi update konten terakhir untuk Destiny 2.