Fullerton Health resmi menyelesaikan proses akuisisi terhadap PT Administrasi Medika (AdMedika) beserta anak perusahaannya, TelkoMedika.

Kesepakatan ini dilakukan dengan PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra), unit usaha dari PT Telkom Indonesia.

>>> Sejarah Piala Dunia 1998: Format Baru 32 Tim dan Kejayaan Mengejutkan Prancis

Aksi korporasi ini menjadi bagian dari strategi Fullerton Health untuk memperkokoh eksistensinya di industri kesehatan tanah air. Perusahaan berupaya membangun ekosistem layanan kesehatan yang lebih solid dan terintegrasi.

AdMedika selama ini memegang peran krusial sebagai penyedia platform teknologi administrator kesehatan terbesar di Indonesia.

Perusahaan ini memiliki keahlian dalam pengelolaan klaim digital, sinkronisasi jaringan fasilitas medis, hingga pengolahan data kesehatan.

Komitmen Jangka Panjang Fullerton Health

Meskipun nilai investasi tidak dipublikasikan secara mendalam, pihak manajemen memberikan pernyataan positif.

Ho Kuen Loon selaku Group Chief Executive Officer dan Executive Director Fullerton Health menyatakan bahwa langkah ini adalah bukti keseriusan perusahaan.

Menurutnya, akuisisi tersebut mencerminkan dedikasi Fullerton Health untuk terus berinvestasi di pasar Indonesia.

Fokus utamanya adalah menciptakan platform layanan kesehatan yang mampu beroperasi dalam skala besar dan saling terhubung.

Integrasi antara Fullerton Health dan AdMedika diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi klaim medis.

Sinergi ini juga bertujuan menyelaraskan koordinasi antara penyedia jasa kesehatan agar lebih optimal bagi pengguna.

Berikut beberapa target utama yang ingin dicapai melalui penggabungan kekuatan kedua perusahaan:

  • Peningkatan transparansi pengalaman layanan kesehatan bagi pasien individu maupun klien korporasi.
  • Pemanfaatan sistem operasional global Fullerton Health untuk mendukung kebutuhan medis masyarakat Indonesia yang kian kompleks.
  • Optimalisasi platform digital dalam mempercepat proses klaim dan verifikasi data medis secara akurat.
  • Peluang pengembangan layanan kesehatan lintas negara (borderless healthcare) melalui jaringan regional yang luas.