Proses integrasi Indonesia ke dalam keanggotaan penuh Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) kini memasuki babak baru.

Pemerintah mengumumkan bahwa tahapan aksesi ini sudah memasuki proses tinjauan teknis atau technical review.

>>> MG S5 EV Tawarkan Kenyamanan dan Fitur Keselamatan untuk Kebutuhan Keluarga

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa tahap ini melibatkan evaluasi mendalam oleh tim ahli serta negara-negara anggota OECD.

Evaluasi dilakukan guna memastikan standar kebijakan nasional selaras dengan kriteria internasional.

Dalam keterangannya pada Rabu, 3 Juni 2026, Airlangga menyebutkan bahwa OECD akan melakukan serangkaian kegiatan pengumpulan data dan informasi yang komprehensif.

Proses ini mencakup penyebaran kuesioner kepada kementerian terkait hingga pelaksanaan misi pencarian fakta di lapangan.

Cakupan Evaluasi dan Sektor yang Ditinjau

Fokus peninjauan mencakup spektrum kebijakan yang sangat luas, mulai dari ekonomi hingga masalah sosial. Sektor ekonomi global meliputi aspek investasi, perdagangan internasional, serta kebijakan persaingan usaha yang sehat.

Aspek fiskal dan tata kelola keuangan negara juga menjadi perhatian untuk memastikan transparansi serta efektivitas anggaran pemerintah.

Integritas pemerintahan diperkuat melalui langkah-langkah anti-korupsi dan perbaikan tata kelola birokrasi di berbagai level.

Sektor modern dan berkelanjutan seperti ekonomi digital, perlindungan lingkungan hidup, hingga standar kualitas pendidikan turut dievaluasi.

Kesejahteraan masyarakat yang berfokus pada peningkatan layanan kesehatan serta kebijakan ketenagakerjaan yang inklusif juga masuk dalam peninjauan.

Peninjauan menyeluruh ini bertujuan agar Indonesia memiliki standar yang setara dengan negara-negara maju anggota OECD.

Hal ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta kepercayaan investor global terhadap iklim usaha di Indonesia.

Airlangga menambahkan bahwa langkah Indonesia mendapatkan perhatian besar dari dunia internasional. Indonesia menjadi negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang secara resmi menempuh jalur aksesi menjadi anggota OECD.