Kode kendaraan Toyota Hilux versi listrik terdeteksi dalam data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Bapenda DKI Jakarta. Kode tersebut adalah HILUX BEV DC 4X4 yang masuk kategori pikap.

Kehadiran kode ini menjadi indikasi kuat bahwa Toyota akan meluncurkan varian Battery Electric Vehicle (BEV) dari Hilux di Indonesia.

>>> Daftar Harga Toyota Rush Juni 2026 dan Rincian Biaya Pajak Tahunan

Nilai jual yang tercantum dalam dokumen NJKB mencapai Rp 674 juta.

Namun, angka tersebut merupakan dasar penghitungan pajak kendaraan bermotor (PKB), bukan harga resmi untuk konsumen.

Harga on the road (OTR) biasanya lebih tinggi karena belum termasuk pajak dan biaya tambahan lainnya.

Hingga saat ini, Toyota Indonesia belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal peluncuran Hilux bertenaga baterai. Spekulasi semakin kuat mengingat model serupa sudah hadir di Thailand dan Australia.

Spesifikasi Hilux BEV

Di Thailand, Hilux listrik dikenal dengan nama Hilux Travo-e.

Mobil ini menggunakan baterai lithium-ion 59,2 kWh yang menggerakkan dua motor listrik di gandar depan dan belakang.

>>> Pembeli Mobil Bekas Matik Harus Teliti Memeriksa Riwayat Kendaraan

Tenaga yang dihasilkan mencapai 193 dk. Jarak tempuhnya diklaim 240 kilometer berdasarkan standar WLTP, atau sekitar 300 kilometer menurut pengujian NEDC.

Meskipun sepenuhnya listrik, Hilux BEV tetap mempertahankan konstruksi ladder frame. Suspensi dan sistem kemudi juga diperbarui untuk kenyamanan di berbagai medan.

Sementara itu, Australia dijadwalkan menerima Hilux listrik pada pertengahan 2026.

Harganya diperkirakan antara 74.990 dolar Australia hingga 82.990 dolar Australia, setara Rp 874 juta sampai Rp 967 juta.

Untuk performa versi Australia, dua motor listrik menghasilkan tenaga gabungan 144 kW (193 dk) dan torsi 468 Nm.

>>> ID42NER Gelar Jambore Nasional V dan HUT ke-19 di Tangerang

Sistem penggeraknya adalah all-wheel drive (AWD) permanen dengan transmisi satu percepatan.