Piala Dunia 2006 yang digelar di Jerman tetap dikenang sebagai salah satu edisi paling ikonik. Turnamen ke-18 ini mengusung slogan "A time to make friends".

Ajang ini berlangsung dari 9 Juni hingga 9 Juli 2006. Sepanjang sebulan, penggemar sepak bola disuguhi permainan kelas dunia dan drama lapangan yang tak terlupakan.

Tuan Rumah dan Peserta

Jerman menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya setelah sebelumnya pada 1974 saat masih bernama Jerman Barat.

Sebanyak 32 negara lolos ke putaran final dari 198 negara yang mengikuti kualifikasi.

Berikut daftar peserta berdasarkan konfederasi:

  • UEFA: Jerman, Inggris, Prancis, Italia, Belanda, Portugal, Spanyol, Kroasia, Republik Ceko, Polandia, Serbia dan Montenegro, Swedia, Swiss, Ukraina.
  • CONMEBOL: Argentina, Brasil, Ekuador, Paraguay.
  • CAF: Angola, Pantai Gading, Ghana, Togo, Tunisia.
  • AFC: Iran, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan.
  • CONCACAF: Kosta Rika, Meksiko, Trinidad dan Tobago, Amerika Serikat.
  • OFC: Australia.

Dominasi tim Eropa dan Amerika Selatan terlihat jelas. Namun, kehadiran wakil Afrika dan Asia memberi warna tersendiri.

Final Italia vs Prancis

Pertandingan puncak mempertemukan Italia melawan Prancis di Olympiastadion, Berlin, pada 9 Juli 2006. Kedua tim langsung bermain intens sejak awal.

Prancis unggul lebih dulu melalui penalti Zinedine Zidane. Italia menyamakan kedudukan lewat sundulan Marco Materazzi dari situasi bola mati.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan perpanjangan waktu. Italia akhirnya menang adu penalti 5-3 dan meraih gelar juara dunia keempat.

Drama Tandukan Zidane

Momen paling kontroversial terjadi pada menit ke-110. Zinedine Zidane menanduk dada Materazzi setelah terprovokasi secara verbal.

Wasit Horacio Elizondo memberikan kartu merah langsung kepada Zidane. Karier profesional sang maestro pun berakhir tragis karena ia harus meninggalkan lapangan sebelum pertandingan usai.