Mitsubishi Motors secara resmi mengumumkan tengah mempersiapkan generasi terbaru dari Xpander. Kabar ini terungkap dalam pemaparan visi jangka menengah dan panjang perusahaan untuk periode 2026 hingga 2030.

Model yang pertama kali mengaspal di Indonesia pada tahun 2017 ini akan menjadi bagian dari rencana besar pabrikan asal Jepang tersebut.

>>> Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, Ancaman bagi Target Indonesia Emas 2045

Selama rentang waktu lima tahun fiskal tersebut, Mitsubishi menargetkan peluncuran 13 model kendaraan baru secara global.

Dari total belasan model yang disiapkan, sepuluh di antaranya mengusung teknologi elektrifikasi.

Rinciannya terdiri dari lima model berteknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan lima model lainnya menggunakan sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Fokus Global dan Prioritas Negara

Meskipun Xpander terbaru masuk dalam daftar rilis, Mitsubishi belum memberikan detail mengenai tanggal peluncuran spesifiknya. Perusahaan memberikan sinyal kuat mengenai pergeseran prioritas pasar mereka ke depan.

Mitsubishi menyatakan akan memfokuskan sumber daya pada negara-negara yang memberikan margin keuntungan lebih tinggi. Dalam dokumen presentasinya, produsen otomotif ini menetapkan tiga negara sebagai prioritas utama saat ini.

  • Filipina: Menjadi target pertumbuhan signifikan melalui peluncuran model baru di kawasan ASEAN.
  • Vietnam: Diproyeksikan sebagai pasar dengan potensi peningkatan volume penjualan yang besar.
  • Jepang: Fokus pada penguatan pasar domestik melalui penerapan filosofi Mitsubishi Motors-ness.

Keputusan ini didasari oleh strategi perusahaan untuk mengamankan profitabilitas di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Tantangan di Pasar Indonesia dan Thailand

Menariknya, Indonesia yang sebelumnya menjadi basis utama Xpander tidak masuk dalam daftar prioritas pertumbuhan jangka panjang kali ini.

>>> 8 Cara Efektif Melatih Kemampuan Memecahkan Masalah pada Anak