Mengenal Standar WLTP dan Pengaruhnya pada Jarak Tempuh Mobil Listrik
Klaim jarak tempuh pada kendaraan listrik biasanya disertai metode pengujian global seperti NEDC, WLTP, CLTC, dan EPA. Standar ini menjadi tolok ukur kemampuan jelajah kendaraan dalam kondisi tertentu.
Salah satu metode yang paling sering diadopsi produsen otomotif global adalah WLTP.
>>> Daftar Harga 10 Mobil Listrik Terbaru per Juni 2026
Metode ini merupakan standar internasional untuk mengukur konsumsi energi, emisi, dan jarak tempuh kendaraan, termasuk mobil listrik.
United Nations Economic Commission for Europe (UNECE) mengembangkan metode tersebut. Kini, WLTP telah diimplementasikan di berbagai negara.
Untuk mobil listrik, angka WLTP memberikan perkiraan jarak maksimum dalam satu kali pengisian daya penuh.
Penentuan jarak tempuh dilakukan melalui siklus pengujian bernama WLTC (Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Cycle).
Proses ini mengukur konsumsi energi berdasarkan kapasitas baterai yang dapat digunakan. Rumus sederhananya adalah total energi baterai tersedia dibagi konsumsi energi kendaraan.
Beberapa produsen juga mencantumkan data WLTP City Range atau jarak tempuh khusus perkotaan. Formulasi ini hanya menggunakan fase Low dan Medium dalam siklus pengujian.
Hasilnya diklaim lebih mencerminkan lalu lintas kota dengan kecepatan rendah di bawah 60 km per jam. Namun, indikator yang paling sering dipublikasikan adalah WLTP Combined Range.
Skema ini mengintegrasikan seluruh fase pengujian, baik kecepatan rendah maupun tinggi. Penggabungan tersebut dinilai lebih akurat merepresentasikan pemakaian di berbagai situasi jalan.
Prosedur Pengujian Lab
Pengujian standar WLTP berlangsung di laboratorium dengan suhu sekitar 23 derajat Celsius. Kondisi ini menyimulasikan dinamika berkendara secara nyata.
>>> Korlantas Polri Kembangkan ETLE Face Recognition Terintegrasi Dukcapil
Dalam durasi sekitar 30 menit, kendaraan diuji melalui empat fase: Low, Medium, High, dan Extra High. Fase ini mencakup simulasi kemacetan kota hingga jalan bebas hambatan.
Update Terbaru
Kode Redeem Clash of Critters Juni 2026 Tawarkan Item Gratis
Rabu / 03-06-2026, 11:35 WIB
Viral Konvoi Megah Timnas Turki Menuju Piala Dunia 2026, Intip Fasilitas Mewahnya
Rabu / 03-06-2026, 11:35 WIB
MediaTek dan NVIDIA Resmi Rilis RTX Spark, Hadirkan AI di Laptop Tipis 2026
Rabu / 03-06-2026, 11:35 WIB
Wuling Cortez Darion EV Bebas Pajak Tahunan, Ini Rincian Biayanya
Rabu / 03-06-2026, 11:30 WIB
Australia Dikabarkan Absen di ASEAN Cup 2026, Keputusan yang Mengejutkan
Rabu / 03-06-2026, 11:30 WIB
Kisah Masa Kecil Lionel Messi: Bocah Mungil yang Jadi Legenda
Rabu / 03-06-2026, 11:30 WIB
Bisakah Industri Film Korea Pertahankan Kebangkitan?
Rabu / 03-06-2026, 11:25 WIB
Cara Ubah Hasil Kebun Jadi Cuan, Ide Usaha Rumahan Paling Dicari 2026
Rabu / 03-06-2026, 11:25 WIB
Menakar Masa Depan Kerja Sama Pertahanan RI-Korsel 2026: Urgensi Etika
Rabu / 03-06-2026, 11:25 WIB
Kasus Video Viral Mahasiswa PNJ Berujung Sidang Terbuka, Kampus Siapkan Sanksi Tegas
Rabu / 03-06-2026, 11:21 WIB
MediaTek dan NVIDIA Luncurkan RTX Spark untuk AI Lokal di Laptop Tipis
Rabu / 03-06-2026, 11:20 WIB
Demi Tiket Konser BTS 2026, ARMY Berdoa di Kuil Ini Viral
Rabu / 03-06-2026, 11:20 WIB
Nadiem Klaim Kebijakan Chromebook Hemat Rp3,9 Triliun, Ini Data Terbarunya 2026
Rabu / 03-06-2026, 11:20 WIB






