Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Desa Manyaran, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali pada Selasa malam, 2 Juni 2026.

Insiden ini mengakibatkan sekitar 20.000 ekor ayam mati terpanggang dan kerugian materiil mencapai Rp500 juta.

>>> Diet Intermittent Ternyata Ubah Kerja Otak, Ini Temuan Terbaru

Kronologi Kebakaran

Kebakaran terjadi di Dukuh Dologan RT 005/RW 003, tepatnya di fasilitas peternakan milik Ahmadi.

Seorang penjaga kandang melihat kobaran api muncul dari bagian tengah bangunan saat hendak ke kamar mandi.

Api dengan cepat membesar, dan penjaga berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Warga berusaha memadamkan dengan peralatan seadanya, namun material bangunan yang mudah terbakar membuat api semakin menjalar.

Upaya Pemadaman

Kepala desa setempat menghubungi tim Pemadam Kebakaran Boyolali setelah upaya mandiri tidak membuahkan hasil.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Boyolali, Supriyono, mengatakan petugas tiba di lokasi dan melakukan pemadaman sejak pukul 21.50 WIB.

Operasi pemadaman berlangsung sekitar tiga jam, dan pendinginan selesai pada pukul 01.00 WIB dini hari.

>>> 4 Buah Ampuh Cegah Kanker Payudara Menurut Ahli Onkologi

Dampak Kerusakan

Selain 20.000 ekor ayam mati, hanya sekitar 2.000 ekor yang selamat.

Ayam yang menjadi korban diketahui masih berusia muda, sebesar kepalan tangan orang dewasa.

Bangunan kandang semi permanen seluas 90 meter persegi mengalami kerusakan parah, dengan sekitar 60 meter persegi terdampak api.

Akibatnya, operasional peternakan terhenti total.

Penyelidikan Penyebab

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, apakah akibat korsleting listrik, kebocoran sistem pemanas, atau faktor lain.

Petugas terus bersiaga untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa guna mencegah kebakaran susulan.

Peristiwa ini menambah daftar kebakaran di Boyolali dalam beberapa waktu terakhir, termasuk di Kecamatan Andong.

>>> Profil IDRRD: Musisi dan Pengusaha yang Viral Lewat Lagu Ade Baju Hitam

Pemilik usaha peternakan diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik dan sistem pemanas di kandang.