BPS: Harga Beras Naik di Semua Lini Distribusi pada Mei 2026
Komoditas yang mendorong inflasi pada kelompok makanan dan minuman meliputi:
- Cabai merah: andil inflasi 0,08 persen
- Minyak goreng: andil 0,04 persen
- Bawang merah: andil 0,04 persen
- Tomat: andil 0,03 persen
- Beras: andil 0,02 persen
Cabai merah menjadi komoditas paling dominan dalam mendorong inflasi. Kombinasi kenaikan harga pangan ini meningkatkan beban belanja masyarakat.
Proyeksi Produksi Beras Nasional 2026
BPS juga merilis proyeksi produksi beras nasional Januari-Juli 2026.
Total produksi diperkirakan mencapai 21,95 juta ton, sedikit menurun dibandingkan 22,03 juta ton pada periode sama tahun lalu.
Angka ini berdasarkan Survei Kerangka Sampel Area (KSA) April 2026. Data produksi Januari-April 2026 bersifat tetap, sedangkan Mei-Juli 2026 masih berupa angka potensi.
>>> Resmi! TORONTOTOKYO Gabung OG, Kejutan Bursa Transfer Esports 2026
Untuk konsumsi pangan Mei-Juli 2026, produksi beras diperkirakan 7,92 juta ton. Jumlah ini turun 1,16 persen atau sekitar 0,09 juta ton dibandingkan tahun lalu.
Penurunan produksi tajam terjadi pada April 2026, yaitu 4,40 juta ton atau merosot 16 persen dibanding April 2025.
Pudji menjelaskan hal ini akibat berkurangnya luas lahan panen.
Luas panen padi April 2026 tercatat 1,40 juta hektare, turun dari 1,65 juta hektare tahun lalu.
Namun, secara kumulatif Januari-Juli 2026, luas panen diperkirakan naik tipis 0,02 persen.
Kesejahteraan Petani Meningkat
Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Mei 2026 naik 1,99 persen menjadi 127,73. Angka ini meningkat dari posisi April 2026 yang sebesar 125,24.
Kenaikan ini disebabkan Indeks Harga yang Diterima Petani (IT) tumbuh 2,53 persen. Sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (IB) hanya naik 0,53 persen.
Komoditas utama yang mendorong kenaikan indeks harga diterima petani antara lain karet, gabah kering, kakao, dan bawang merah.
Subsektor hortikultura mencatat kenaikan NTP tertinggi sebesar 7,08 persen.
Meski harga di tingkat petani naik, pasokan beberapa komoditas terkendala. BPS mencatat penurunan produksi cabai merah di Garut dan Malang akibat cuaca ekstrem dan serangan hama.
Berbeda dengan sektor pertanian, Nilai Tukar Nelayan (NTN) pada Mei 2026 turun 0,47 persen.
>>> Profil Nanik S Deyang, Sosok Asal Madiun yang Resmi Jadi Kepala BGN 2026
Hal ini disebabkan kenaikan biaya operasional yang tidak sebanding dengan harga jual hasil tangkapan.
Update Terbaru
BEM UGM Resmi Berganti Nama Jadi SEMA 2026, Ini Alasan di Baliknya
Rabu / 03-06-2026, 04:25 WIB
Posko SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Cek Lokasi dan Jadwal Terbarunya
Rabu / 03-06-2026, 04:25 WIB
FC Mountain Resmi Turun Kasta dan Tunjuk Direktur Teknik Baru
Rabu / 03-06-2026, 04:20 WIB
Timnas Putri Indonesia Siap Hadapi Singapura di Garuda Championship 2026
Rabu / 03-06-2026, 04:20 WIB
5 Cara Menghilangkan Noda Minyak di Jilbab Tanpa Ribet, Ampuh dan Terbaru 2026
Rabu / 03-06-2026, 04:20 WIB
Gol Debut Lewis Koumas Selamatkan Wales dari Kekalahan Lawan Ghana
Rabu / 03-06-2026, 04:15 WIB
Akun Instagram Fabiola Eks Istri Reza SMASH Hilang Usai Dugaan Penipuan Rp41 Miliar
Rabu / 03-06-2026, 04:15 WIB
Waspada Penipuan Tiket Piala Dunia 2026, Temuan Kaspersky Ini Mengejutkan
Rabu / 03-06-2026, 04:15 WIB
Masyarakat Ramai Akses Kalender Jawa Online Hari Ini Rabu Kliwon 3 Juni 2026
Rabu / 03-06-2026, 04:10 WIB
FFWS SEA 2026 Spring Resmi Dimulai 24 April dengan Format Baru
Rabu / 03-06-2026, 04:10 WIB
Jembatan Gondang Diperbaiki, Jalur Tulungagung-Trenggalek Ditutup Total Mulai 2026
Rabu / 03-06-2026, 04:10 WIB
Samsung Siapkan Galaxy Z Fold8 dan Fold Wide dengan Baterai Besar
Rabu / 03-06-2026, 04:05 WIB
Klaim Asuransi Jiwa Kuartal I-2026 Tembus Rp 38,73 Triliun, Terbukti Aman dan Cair Cepat
Rabu / 03-06-2026, 04:05 WIB
AAJI: Jumlah Tertanggung Asuransi Jiwa Melonjak 20,9 Persen di Awal 2026
Rabu / 03-06-2026, 04:05 WIB






