PSSI secara terbuka mengakui adanya penurunan antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap Timnas Indonesia.

Kondisi ini merupakan dampak langsung dari kegagalan skuad Garuda memenuhi target pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.

>>> Volvo EX90 Resmi Meluncur di Indonesia, SUV Listrik Mewah Rp 2,5 Miliar

Saat ini, harapan besar diletakkan di pundak pelatih baru, John Herdman. Kehadirannya diharapkan mampu mendongkrak performa tim selama mengarungi kompetisi Piala AFF 2026 mendatang.

Upaya PSSI Kembalikan Kepercayaan Suporter

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus anggota Exco PSSI, Sumardji, membenarkan bahwa tren dukungan publik memang tengah melandai.

Ia menyebut hasil pertandingan terakhir sangat memengaruhi psikologis dan semangat para pendukung setia.

PSSI menargetkan ajang Piala AFF 2026 sebagai titik balik untuk merebut kembali hati masyarakat.

Prestasi di lapangan dianggap sebagai satu-satunya cara paling efektif untuk memulihkan kepercayaan yang sempat luntur.

Fokus utama PSSI dalam menghadapi turnamen Asia Tenggara mendatang meliputi beberapa aspek. Pertama, meningkatkan performa teknis pemain di bawah arahan pelatih John Herdman.

Kedua, membangun kembali chemistry antara pemain dan suporter melalui hasil positif. Ketiga, menghidupkan kembali euforia di tribun stadion setiap kali Timnas berlaga.

>>> Jadwal Terbaru Seleksi LPDP 2026 Resmi Rilis, Cek Perubahan Tanggal Pentingnya!

Keempat, memberikan apresiasi atas kerja keras pemain yang berjuang demi nama bangsa.

Melalui langkah-langkah strategis ini, PSSI optimistis bahwa skuad Garuda mampu membuktikan kualitasnya kembali. Dukungan publik diharapkan mengalir secara alami seiring dengan konsistensi prestasi yang ditunjukkan para pemain.

Misi Menghidupkan Atmosfer Gelora Bung Karno

Salah satu kerinduan terbesar federasi adalah melihat kembalinya atmosfer magis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Sumardji mengenang masa di mana pendukung memadati stadion, bahkan hingga memenuhi area luar demi memberikan semangat.

"Jujur saja, kami semua di PSSI sangat merindukan momen itu.

Kita tahu setelah tidak lolos ke Piala Dunia, kepercayaan publik terhadap timnas menurun," ungkap Sumardji kepada awak media.

Ia menekankan bahwa mengembalikan kepercayaan publik adalah proses yang tidak instan.

>>> Kemendikdasmen dan Australia Perkuat Budaya Sekolah Aman

Oleh karena itu, Piala AFF 2026 menjadi panggung pembuktian bagi John Herdman dan tim untuk menjalin kembali ikatan emosional dengan para suporter.