Himbara Ajukan Syarat Likuiditas Yuan ke BI untuk LCT 2026
Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menyatakan kesiapan untuk memperluas partisipasi dalam program local currency trade (LCT) yang digagas Bank Indonesia (BI).
Inisiatif ini bertujuan memperkuat stabilitas nilai tukar melalui pengurangan ketergantungan pada dolar AS.
>>> Cara Cek BLT Dana Desa Mei 2026: Resmi Cair ke Rekening, Begini Syaratnya
Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, mewakili Himbara mengungkapkan bahwa volume transaksi valas di bank pelat merah sangat tinggi.
Khususnya dengan China, nilai perdagangan valas signifikan sehingga membutuhkan skema yang lebih efisien.
Himbara tengah bersiap mengembangkan sistem LCT bersama tiga otoritas moneter.
Kolaborasi melibatkan BI, Bank Sentral China, dan Bank Sentral Hong Kong untuk merumuskan protokol transaksi mata uang lokal yang terintegrasi.
Syarat Likuiditas dari Himbara
Meski mendukung penuh, Himbara mengajukan syarat krusial kepada BI agar implementasi LCT berjalan lancar. Syarat disampaikan langsung kepada Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono.
Putrama menekankan bahwa kesuksesan bank dalam negeri menjalankan LCT bergantung pada ketersediaan modal valas yang stabil. Tanpa jaminan likuiditas, perbankan akan menghadapi tantangan operasional berat.
Poin utama syarat Himbara meliputi: perbankan yang terlibat memerlukan dukungan penuh BI, berupa jaminan likuiditas Yuan (CNY) sebesar 100% untuk memfasilitasi transaksi.
Kepastian pasokan likuiditas dari BI dianggap kunci untuk memitigasi risiko volatilitas pasar. Bank membutuhkan akses mudah terhadap mata uang mitra dagang tanpa bergantung pada pasar bebas yang fluktuatif.
Permintaan ini diajukan karena Yuan tidak tersedia melimpah di pasar bebas domestik seperti dolar AS. Keterbatasan ketersediaan fisik maupun elektronik menjadi tantangan bagi bank Himbara.
Tantangan dan Potensi LCT
Kebutuhan likuiditas yang besar menjadi alasan peran BI sangat sentral. Tanpa sokongan penuh bank sentral, implementasi LCT berskala besar sulit terealisasi.
Update Terbaru
Norwegia Kalahkan Swedia 3-1 dalam Uji Coba Piala Dunia 2026
Selasa / 02-06-2026, 23:44 WIB
Rekap Indonesia Open 2026: 7 Wakil Indonesia Lolos, Alwi Farhan Kalahkan Lakshya Sen
Selasa / 02-06-2026, 23:44 WIB
Jadwal MotoGP Italia 2026 Hari Ini: Marc Marquez Tampil Mengejutkan di Sesi Latihan Bebas
Selasa / 02-06-2026, 23:44 WIB
Audi Konfirmasi Q7 Generasi Ketiga, Tapi Posisinya Sudah Turun
Selasa / 02-06-2026, 23:40 WIB
Viral Video Zayn Malik Bentak dan Usir Orang, Ini Klarifikasinya
Selasa / 02-06-2026, 23:39 WIB
Lirik Lagu Iqro' Raim Laode: Makna Mendalam soal Kesombongan yang Viral
Selasa / 02-06-2026, 23:39 WIB
Kroasia Uji Coba Lawan Belgia Jelang Piala Dunia 2026
Selasa / 02-06-2026, 23:35 WIB
IHSG Hari Ini Ditutup di Zona Hijau 6.195, 281 Saham Menguat
Selasa / 02-06-2026, 23:34 WIB
PP 20/2026 Terbit, Pemerintah Dituding Tinggalkan UMKM? Ini Faktanya
Selasa / 02-06-2026, 23:34 WIB
Kanada Uji Coba Lawan Uzbekistan Jelang Piala Dunia 2026
Selasa / 02-06-2026, 23:29 WIB
Cek Tanggal Lahir Anda, Ini Rekomendasi Franchise Terbaru 2026 yang Paling Menguntungkan
Selasa / 02-06-2026, 23:29 WIB
Integrasi Bank Danamon dan MUFG Resmi Dapat Lampu Hijau OJK pada 2026
Selasa / 02-06-2026, 23:29 WIB
Tiga Kontestan Piala Dunia 2026 Petik Kemenangan dalam Laga Uji Coba
Selasa / 02-06-2026, 23:24 WIB
Indonesia Tekuk Myanmar 3-0 di Piala AFF U19 2026
Selasa / 02-06-2026, 23:24 WIB






