Untuk menekan risiko, pemerintah, badan antariksa, dan sektor swasta mulai berinvestasi besar dalam teknologi pembersih orbit. Badan Antariksa Eropa mendukung misi ClearSpace-1 yang dijadwalkan pada 2029.

Proyek ini akan menangkap serpihan berbahaya menggunakan lengan robotik.

Teknologi lain yang dikembangkan meliputi sistem penangkapan magnetik, tali pengikat elektrodinamik, tombak mekanis, layar penarik, dan pemusnah berbasis sinar laser.

Insinyur Propulsi di Tim Roket Universitas Bath, Surabhi Sathish, menilai lengan robot dan mekanisme cakar dapat diadaptasi untuk inspeksi, perawatan di orbit, pengisian bahan bakar, dan perpanjangan umur satelit.

"Teknologi yang sama dapat mendukung lebih dari sekadar pembersihan puing sekali pakai," ujarnya.

Meski pembersihan krusial, implementasi skala masif masih menghadapi kendala teknis dan biaya mahal.

>>> Gangguan Teknis Anthropic Claude AI Kuras Kuota Pengguna Global

"Penghapusan puing secara aktif belum pernah didemonstrasikan pada tingkat komersial," kata Kepala Bagian Propulsi di Tim Roket Universitas Bath, Hrishi Dave.