Veda Ega Pratama terus menunjukkan performa menjanjikan di Moto3 musim 2026. Hingga seri ketujuh, pembalap muda ini memberikan sinyal positif di lintasan balap.

Musim perdananya di kelas Moto3 tergolong impresif. Ia merupakan satu-satunya pembalap yang tidak memiliki pengalaman mengendarai motor Moto3 sebelumnya.

>>> Hoang Cong Hau Jadi Ancaman Serius bagi Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF

Saat ini, pembalap Honda Team Asia itu berhasil menembus jajaran lima besar klasemen sementara. Meski masih di belakang Maximo Quiles, Alvaro Cape, dan Adrian Fernandez, pencapaiannya mencuri perhatian.

Veda hanya terpaut satu poin dari Brian Uriarte, rival lamanya di level junior yang sudah lebih dulu menjajal motor Moto3 sejak tahun lalu.

Ungguli Pembalap Berpengalaman

Kehebatan bocah asal Wonosari ini terlihat saat ia mampu melampaui posisi pembalap yang lebih berpengalaman.

Veda unggul atas Valentin Perrone, David Almansa, Guido Pini, David Munoz, hingga Hakim Danish.

Berikut daftar pencapaian Veda Ega Pratama dibandingkan rival di klasemen Moto3:

  • Posisi lima besar klasemen di musim debut sebagai rookie murni.
  • Selisih poin tipis, hanya tertinggal 1 poin dari Brian Uriarte.
  • Melampaui senior seperti David Munoz dan Hakim Danish.
  • Konsistensi finis dengan progres posisi yang stabil.

Catatan ini membuktikan adaptasi Veda dengan motor Moto3 berlangsung cepat. Mental bertandingnya tidak kalah dengan pembalap yang sudah bertahun-tahun di sirkuit.

>>> Alasan Industri Pertahanan Jepang Sulit Saing di Pasar Indonesia 2026

Statistik Performa Balapan

Selain ungguli rival senior, Veda memiliki catatan statistik impresif setiap kali finis. Hasil balapannya selalu stabil, terlepas dari kegagalan finis di Moto3 Amerika Serikat.

Salah satu poin penting adalah hasil finisnya yang tidak pernah lebih buruk dari posisi start. Ia konsisten mempertahankan posisi atau merangsek naik ke depan.