Platform game global Roblox resmi meluncurkan sistem klasifikasi akun terbaru yang dirancang khusus bagi pengguna di bawah usia 16 tahun.

Inovasi ini memperkenalkan dua kategori utama, yaitu Roblox Kids dan Roblox Select, untuk memperkuat keamanan digital anak-anak.

>>> Diplomasi Prabowo Tarik Investasi Rp2.430 T, Dampak Nyata 2026

Kebijakan ini diumumkan dalam pertemuan media di Jakarta pada 14 April 2026. Langkah ini menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan dalam menciptakan ekosistem bermain yang lebih sehat.

Dua Kategori Akun: Roblox Kids dan Roblox Select

Roblox kini mengelompokkan akun berdasarkan rentang usia pengguna. Konten yang muncul di beranda setiap pemain akan disaring secara otomatis sesuai batas usianya.

Berikut rincian perbedaan kedua jenis akun:

  • Roblox Kids (Usia 5–12 Tahun): Anak-anak hanya diizinkan memainkan game dengan label konten Minimal atau Mild yang sudah lolos seleksi. Fitur komunikasi dimatikan secara otomatis.
  • Roblox Select (Usia 13–15 Tahun): Remaja awal mendapatkan akses hingga game dengan label konten Moderate, namun tetap melalui kurasi ketat. Fitur chat terbatas hanya untuk teman terverifikasi dan membutuhkan persetujuan orang tua.

Sistem ini juga mengatur fitur komunikasi seperti obrolan yang sering menjadi titik rawan keamanan anak.

Pada akun Roblox Kids, fitur komunikasi nonaktif secara default untuk menghindari risiko interaksi negatif.

Verifikasi Identitas dan Kontrol Orang Tua

Penerapan sistem akun baru didukung teknologi verifikasi identitas yang lebih canggih. Roblox mengandalkan verifikasi wajah dan mekanisme Verified Parental Consent (VPC).

Di Indonesia, setiap pengguna di bawah 16 tahun wajib mendapatkan izin resmi dari orang tua. Tanpa verifikasi, akun akan dibatasi pada akses konten paling dasar.