Kapal rumah sakit juga dikirim untuk membantu warga Palestina. Selain itu, pemerintah memberikan beasiswa kepada 100 anak Palestina untuk kuliah di universitas Indonesia.

Pemulangan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla setelah diamankan Israel menjadi contoh konkret kerja diplomatik.

Proses pembebasan merupakan hasil koordinasi intensif antara Menteri Luar Negeri dan kementerian terkait.

Teddy menegaskan diplomasi semacam itu sering dilakukan secara tertutup demi efektivitas dan keamanan negosiasi.

Transparansi dan Prioritas Agenda Internasional

Seskab menekankan tidak semua langkah diplomasi harus dipublikasikan. Indikator keberhasilan utama adalah hasil konkret yang dirasakan kepentingan nasional.

Setiap agenda pertemuan dengan kepala negara telah melalui pertimbangan matang berdasarkan saran Menteri Luar Negeri. Agenda yang kurang mendesak cukup dilakukan melalui sambungan telepon.

Teddy mengimbau publik melihat perjalanan luar negeri dari perspektif pencapaian jangka panjang. Kritik diharapkan berdasarkan data objektif tanpa mengesampingkan fakta keberhasilan.

>>> Prabowo Pangkas 50% Rombongan PDLN, Istana Ungkap Aturan Terbaru 2026

Pemerintah tetap terbuka terhadap masukan, namun perdebatan frekuensi kunjungan jangan mengaburkan kemajuan yang sudah dicapai.