Bakwan jagung merupakan camilan gurih yang populer di berbagai kesempatan.

Perpaduan manis jagung segar dengan bumbu rempah menciptakan sensasi rasa yang menggoda, terutama jika teksturnya renyah di luar dan lembut di dalam.

>>> MK Tegaskan Putusan 2026: IKN Sah dan Konstitusional

Sayangnya, banyak orang mengeluhkan gorengan yang cepat lembek setelah dingin. Membuat adonan yang pas agar tidak mudah hancur atau terlalu berminyak menjadi tantangan tersendiri.

Kerenyahan adalah faktor penting dalam menentukan kualitas bakwan jagung. Namun, tekstur garing tersebut sulit dipertahankan jika teknik pengolahannya kurang tepat.

Pentingnya Memilih Jagung Segar

Langkah pertama yang menentukan adalah pemilihan bahan utama. Gunakan jagung yang masih segar dan manis untuk mendapatkan rasa serta tekstur optimal.

Jagung yang baru dipetik memiliki kadar kelembapan alami yang pas.

Setelah dibersihkan, serut biji jagung dari bonggolnya perlahan agar butirannya tidak terlalu besar dan menghasilkan rongga udara yang baik.

Salah satu trik rahasia adalah mengambil seperempat bagian jagung yang sudah dipipil, lalu haluskan bersama bumbu halus.

Cara ini membuat aroma bakwan lebih harum dan teksturnya padat namun tetap lembut di dalam.

Rahasia Kombinasi Tepung yang Pas

Kunci utama kerenyahan terletak pada jenis dan perbandingan tepung. Campuran tepung terigu dan tepung beras merupakan rahasia penting untuk lapisan luar yang garing sempurna.

Jumlah tepung beras sebaiknya lebih banyak daripada tepung terigu agar efek kriuk lebih terasa. Anda bisa mencoba perbandingan 5 sendok makan terigu dengan 2 sendok makan tepung beras.

Beberapa komposisi yang direkomendasikan antara lain campuran 100 gram tepung beras, 80 gram tepung terigu, dan 15 gram tepung maizena.