Lawan pertama yang akan dihadapi oleh Skuad Garuda adalah Timnas Oman pada tanggal 5 Juni 2026 mendatang.

Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian fisik dan taktik yang cukup berat bagi para pemain Indonesia di kancah global.

Selanjutnya, Timnas Indonesia akan menantang kekuatan Timnas Mozambik empat hari setelah laga melawan Oman.

Kedua pertandingan persahabatan tersebut bakal diselenggarakan di markas kebanggaan Indonesia, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat.

Sebelumnya, John Herdman sempat membeberkan alasan utamanya memberikan kepercayaan besar kepada Baker untuk naik kelas lebih cepat.

>>> Syarat Jadi Vokalis Yovie & Nuno Harus Ganteng? Ini Jawaban Andy Julian

Ia menilai pemain muda ini memiliki atribut yang sangat dibutuhkan oleh sistem permainan yang sedang ia kembangkan saat ini.

Herdman menjelaskan bahwa kebijakan untuk mengorbitkan pemain muda bukanlah hal baru dalam filosofi kepelatihannya.

Ia percaya bahwa pemain berbakat harus segera diberikan panggung besar agar potensi maksimal mereka bisa segera tergali dengan baik.

Pengalaman Orbitkan Pemain Kelas Dunia

John Herdman mengakui bahwa dirinya sudah sangat terbiasa dengan proses mengorbitkan talenta muda ke level senior.

Sebagai contoh, ia mengungkit pengalaman suksesnya saat masih menangani Timnas Kanada beberapa tahun yang lalu.

Kala itu, Herdman memberikan kesempatan debut internasional kepada penyerang tajam Jonathan David.

Padahal, saat itu David masih berusia 18 tahun dan baru merintis karier di akademi klub Belgia, Gent.

Herdman sengaja mempercepat perkembangan karier David dengan memberinya peluang bermain di skuad utama Kanada.

Langkah berani ini ia ambil meskipun pada saat itu terdapat banyak pemain yang jauh lebih senior dan berpengalaman darinya.

Hasilnya pun terbukti sangat efektif bagi perkembangan sang pemain dan juga tim nasional.

Jonathan David mampu tampil memukau hingga berhasil meraih gelar pemain terbaik dalam turnamen Gold Cup yang diikutinya bersama Kanada.

Keputusan John Herdman membawa Baker ke level senior memang membuat sang pemain kemungkinan besar absen membela tim U-19.

Namun, langkah ini dinilai lebih strategis untuk memperkuat pondasi tim utama yang menargetkan juara pada Piala AFF 2026 mendatang.

PSSI sendiri secara terbuka menyatakan rindu melihat para pendukung mengelu-elukan Garuda sebagai juara di turnamen resmi.

>>> Vokalis Band Rockafada Ditangkap karena Cabuli Anak Tiri Sejak 2024

Oleh karena itu, persiapan matang dan promosi talenta muda seperti Mathew Baker menjadi langkah nyata untuk mewujudkan ambisi besar tersebut.