Truk di Lajur Kanan Tol Tingkatkan Risiko Kecelakaan Fatal
Penggunaan lajur kanan jalan tol oleh truk dan kendaraan besar berpotensi memicu gangguan arus lalu lintas hingga meningkatkan risiko kecelakaan fatal.
Fenomena ini disoroti akibat adanya perbedaan kecepatan yang signifikan dengan kendaraan lain.
>>> ASDP Imbau Daya Baterai Mobil Listrik 30-50 Persen Saat Menyeberang
Aturan umum jalan tol menetapkan lajur kiri bagi kendaraan lambat termasuk truk dan bus. Sementara lajur kanan khusus untuk mendahului dengan kecepatan lebih tinggi.
Kendaraan besar yang mengabaikan aturan ini dapat menghambat kelancaran dan memicu pengereman mendadak dari kendaraan di belakangnya.
Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menilai tindakan pengemudi truk yang menetap di jalur cepat tersebut melanggar regulasi yang berlaku.
"Truk di lajur kanan jalan tol adalah pelanggaran aturan lalu lintas dan bisa memicu bahaya," ujar Sony Susmana.
Menurut Sony, perbedaan kecepatan menjadi faktor utama bahaya tersebut karena truk biasanya melaju 40-60 kilometer per jam.
>>> BYD Indonesia Perkuat Pasar dengan Strategi Teknologi Dual Mode
Angka ini sangat kontras dengan rata-rata kecepatan kendaraan di lajur kanan yang mencapai 80-100 kilometer per jam.
Kesenjangan kecepatan yang tinggi tersebut memicu risiko tabrak belakang serta perilaku lane hogger yang menutup ruang bagi kendaraan lain untuk mendahului.
"Memang sebaiknya truk, kendaraan besar, atau kendaraan yang kecepatannya di bawah 60 km/jam berada di lajur kiri dan tidak saling mendahului," kata Sony Susmana.
Kepatuhan para pengemudi kendaraan besar terhadap fungsi lajur kiri sangat diperlukan demi menjaga kelancaran lalu lintas.
>>> Pasar Mobil Listrik China Melambat, Xpeng Alami Penurunan Pendapatan
Melalui kedisiplinan ini, risiko kecelakaan akibat perbedaan kecepatan antar-kendaraan di jalan tol dapat diminimalisasi secara efektif.
Update Terbaru
Membangun Tenaga Kerja Karbon Biru Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 21:48 WIB
Putri Kembar Diddy Puji Sang Ayah: Dia Ayah yang Luar Biasa
Jumat / 17-07-2026, 21:48 WIB
Craig Melvin dan Al Roker Dapatkan Perintah Perlindungan dari Pengintai 'Today'
Jumat / 17-07-2026, 21:43 WIB
Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Media Israel Gaduh Anwar Ibrahim Ancam Usir Warga Israel dari Malaysia
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Prabowo Ungkap Peremajaan Tebu Mandek 12 Tahun, Target Rampung 2 Tahun
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Detik-detik Kecelakaan Maut di Sibolangit Sumut, Diduga Rem Blong
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Respons Ancaman Houthi, Saudi Mau Genjot Operasi Militer di Yaman
Jumat / 17-07-2026, 21:42 WIB
Lim Chang Jung Ungkap Momen Pahit di Puncak Karier: Penonton Meninggalkan Tempat Saat Ia Bernyanyi
Jumat / 17-07-2026, 21:38 WIB
BSKDN Ajak Mahasiswa KKN Uncen Kembangkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal
Jumat / 17-07-2026, 21:38 WIB
Pertamina Ungkap Penyebab Antrean BBM di Medan
Jumat / 17-07-2026, 21:38 WIB
Persib Isyaratkan Buru Pemain Asing Baru Usai Lepas Frans Putros
Jumat / 17-07-2026, 21:36 WIB
INDY Bungkam Rumor Jual Kideco, Kontribusi Pendapatan Capai 72,8%
Jumat / 17-07-2026, 21:36 WIB







