Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, membantah klaim bahwa performa Aprilia Racing saat ini telah melampaui Ducati di MotoGP 2026.

Ia menegaskan bahwa Ducati masih memiliki ruang pengembangan yang cukup besar di sisa musim.

>>> Bojan Hodak Resmi Tinggalkan Persib Bandung Usai Hattrick Juara

Pernyataan ini muncul setelah Aprilia memimpin klasemen sementara konstruktor dengan 218 poin, unggul 31 poin dari Ducati yang berada di posisi kedua dengan 187 poin.

Dominasi Ducati Mulai Tergerus

Pada musim 2025, Ducati mendominasi dengan meraih 768 poin di klasemen konstruktor, unggul 350 poin atas Aprilia.

Marc Marquez sendiri menjadi juara dunia dengan 545 poin, diikuti adiknya Alex Marquez dengan 467 poin.

Namun, awal musim 2026 menunjukkan pergeseran kekuatan. Aprilia kini memimpin, sementara Ducati harus puas di peringkat kedua.

Keyakinan Marquez pada Potensi Ducati

Marc Marquez menolak anggapan bahwa motor Aprilia sudah lebih baik dari Ducati.

>>> 8 Model Gelang Emas 750 Terbaru 2026, Desain Elegan yang Banyak Dicari

Ia merasa belum bisa mengeluarkan potensi maksimal motor Ducati dan masih berproses untuk memahami karakternya.

“Saya tidak bisa melabeli performa motor sebagai lebih baik atau lebih buruk secara prematur,” ujar Marquez.

Ia optimistis Ducati akan berkembang seiring waktu dan penyesuaian teknis.

Fokus utama Marquez saat ini adalah memperbaiki catatan waktunya sendiri, bukan memikirkan keunggulan lawan.

Ia percaya jika potensi motor Ducati terbuka, posisi di klasemen akan berubah.

>>> Prabowo Bawa Investasi Rp 2.430 Triliun, Seskab Teddy Soroti Hasil Kunjungan Luar Negeri

Meski tertinggal dari pemuncak klasemen sementara Marco Bezzecchi, pengalaman Marquez sebagai juara delapan kali membuatnya tetap menjadi ancaman.