Penyanyi dan model Sarwendah akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait konflik yang memanas dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.

Ia menyatakan keinginan agar perselisihan ini segera berakhir dengan damai demi menjaga kesehatan mental anak-anak mereka.

>>> PB ESI Perkuat Visi Esports Indonesia Mendunia, Prestasi Global 2026 Makin Resmi

Pernyataan itu disampaikan Sarwendah melalui sambungan telepon di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Senin, 1 Juni 2026. Ia menekankan pentingnya kembali pada poin-poin kesepakatan yang telah disetujui sebelumnya.

Harapan Sarwendah untuk Masa Depan Anak

"Semoga semuanya bisa diselesaikan dengan baik-baik, sesuai dengan kesepakatan," ujar Sarwendah saat melakukan panggilan video bersama tim hukumnya.

Ia mengaku sangat mengkhawatirkan dampak psikologis perseteruan ini terhadap buah hati mereka.

Bagi Sarwendah, prioritas utamanya saat ini adalah melindungi anak-anak dari sorotan negatif polemik tersebut. Ia berharap kedua belah pihak bisa menurunkan ego demi kebaikan masa depan keluarga.

Setelah memberikan pernyataan singkat, mantan anggota Cherrybelle ini segera mengakhiri komunikasi karena harus melanjutkan rutinitas pekerjaannya.

Ia menegaskan bahwa saat ini dirinya sedang fokus bekerja keras untuk mencari nafkah yang halal.

"Terima kasih ya.

>>> AS-Iran Terus Bertukar Pesan, Trump Yakin Kesepakatan Resmi Tercapai 2026

Maaf saya harus kembali bekerja, mencari duit halal, kalian bisa melihat saya juga lagi live," tambahnya sebelum menutup sambungan telepon.

Duduk Perkara Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah

Perseteruan ini mulai mencuat ke publik setelah Ruben Onsu dikabarkan mengambil tindakan tegas terkait hak asuh dan nafkah.

Ada beberapa poin utama yang menjadi pemicu keretakan komunikasi di antara keduanya.

  • Akses Pertemuan Anak: Ruben Onsu merasa kesulitan untuk menemui kedua anaknya meski jadwal pertemuan sudah diatur sebelumnya.
  • Pelanggaran Kesepakatan: Berdasarkan perjanjian, Ruben seharusnya memiliki waktu bersama anak minimal tiga kali dalam seminggu.
  • Upaya Komunikasi: Ruben mengklaim telah mencoba menghubungi Sarwendah dan anak-anak secara langsung, namun tidak mendapatkan respons yang diharapkan.
  • Penghentian Uang Bulanan: Sebagai bentuk protes atas sulitnya akses bertemu anak, Ruben memutuskan untuk menyetop sementara jatah bulanan bagi Sarwendah.

Pihak Ruben Onsu merasa hak-haknya sebagai ayah tidak terpenuhi sesuai perjanjian yang telah dibuat.

Hal inilah yang kemudian memicu pihak Sarwendah, melalui kuasa hukumnya, untuk memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat.

Kasus ini menjadi sorotan netizen karena sebelumnya hubungan keduanya tampak baik-baik saja pasca perceraian.

>>> Harga Minyak Dunia Tembus US$95, Negosiasi AS-Iran Macet Jadi Pemicu Terbaru

Kini, publik menunggu langkah mediasi selanjutnya agar hak anak-anak dan kesepakatan nafkah dapat kembali berjalan normal.