Pemerintah Kota Solo akan memulai proyek revitalisasi tiga destinasi wisata sejarah dan budaya pada Agustus 2026. Proyek ini didanai oleh Kementerian Kebudayaan dengan total anggaran Rp7,5 miliar.

Museum yang Direvitalisasi

Tiga lokasi yang menjadi sasaran adalah Museum Keris Nusantara, Museum Radya Pustaka, dan Kompleks Dalem Joyokusuman.

>>> Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Myanmar 2026: Link Live Streaming Resmi PSSI

Kepala UPTD Museum Solo, Bonita Rintyowati, mengatakan langkah ini bertujuan memperkuat daya tarik wisata dan identitas Solo sebagai pusat kebudayaan Jawa.

Pengerjaan fisik dijadwalkan mulai Agustus dan harus rampung sebelum akhir tahun anggaran 2026. Target penyelesaian adalah Desember 2026.

Transformasi Museum Keris dan Radya Pustaka

Untuk Museum Keris Nusantara, perbaikan tidak hanya renovasi bangunan tetapi juga perombakan alur cerita perjalanan agar lebih edukatif.

Museum Radya Pustaka akan mendapat penanganan khusus sebagai bangunan cagar budaya, meliputi penggantian struktur lantai, penataan ulang tata pamer, dan pembangunan lantai mezanin di bagian belakang.

>>> Kecerdasan Anak: Warisan Ibu atau Ayah? Ini Fakta Ilmiahnya

Lantai mezanin akan menyediakan ruang perpustakaan modern, ruang ramah anak, dan ruang pertemuan multifungsi. Bonita menambahkan proyek ini juga mengatasi keterbatasan ruang penyimpanan koleksi.

Konsep Kampung Jawa di Dalem Joyokusuman

Dalem Joyokusuman diproyeksikan menjadi pusat realisasi slogan pariwisata "The Spirit of Java". Penataan akan fokus pada lingkungan sekitar dan desain interior, tanpa mengubah struktur utama bangunan adat.

Konsep yang diusung adalah suasana "Kampung Jawa" yang autentik.

>>> 25 Drama China Romantis Terbaru 2026 Paling Dicari, Kisahnya Bikin Baper!

Pemerintah berharap revitalisasi ini mengubah pola kunjungan wisatawan, menjadikan destinasi sejarah sebagai tempat belajar yang menarik. Dengan fasilitas lebih baik, wisatawan diharapkan mendapatkan pengalaman berkesan dan kembali berkunjung.