Daftar pemain yang dibawa didasarkan pada pertimbangan teknis berikut:

  • Kriteria performa fisik pemain selama musim kompetisi berjalan.
  • Kecocokan pemain dengan skema taktik yang akan diterapkan di Amerika Serikat.
  • Kedisiplinan serta kontribusi pemain dalam pertandingan internasional sebelumnya.

Penjelasan di atas menegaskan bahwa Ghalenoei tidak ingin berkompromi dalam memilih pemain. Ia menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil murni didasarkan pada kriteria teknis yang objektif.

Agenda Uji Coba dan Tantangan Diplomatik

Selama berada di Antalya, timnas Iran menargetkan untuk bisa menggelar setidaknya dua laga uji coba.

Pertandingan ini penting untuk mengukur kesiapan mental dan kerja sama tim sebelum ajang sesungguhnya dimulai.

Satu lawan yang sudah dipastikan adalah tim nasional Gambia, yang dijadwalkan bertanding pada 29 Mei mendatang. Kepastian mengenai jadwal pertandingan ini dikonfirmasi oleh Sam Mehdizadeh selaku penyelenggara pertandingan.

Mehdizadeh, yang merupakan warga Iran-Kanada, memimpin perusahaan yang bertanggung jawab atas urusan logistik laga uji coba tersebut.

>>> Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Myanmar Piala AFF U-19 2026, Nonton Resmi di Vidio

Keberadaan lawan uji coba yang berkualitas sangat diharapkan untuk mematangkan strategi pelatih.

Selain urusan teknis sepak bola, masalah administratif menjadi perhatian serius federasi Iran di Turki. Hal ini berkaitan erat dengan proses permohonan visa untuk masuk ke wilayah Amerika Serikat.

Sebagaimana diketahui, hubungan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat telah terputus sejak tahun 1980. Kondisi ini membuat proses birokrasi bagi para atlet menjadi lebih rumit dan memakan waktu.

Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada visa yang diterbitkan.

Situasi ini menuntut para pemain untuk mengikuti prosedur tambahan seperti pengambilan sidik jari di Turki.