Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) kembali menegaskan komitmennya membangun ekosistem olahraga elektronik yang inklusif.

Momentum ini disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Kartini pada tahun 2026 sebagai simbol kesetaraan.

>>> Link DANA Kaget Hari Ini Selasa: Klaim Saldo Rp50.000 Cepat Cair

Industri esports nasional kini dinilai telah berkembang menjadi wadah yang sangat terbuka bagi siapapun untuk meraih prestasi gemilang.

Batasan gender tidak lagi menjadi penghalang bagi para pegiatnya untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

PB ESI memandang bahwa ekosistem ini merupakan ruang bagi setiap individu untuk mengaktualisasikan diri secara maksimal.

Keberhasilan dalam industri ini kini murni ditentukan oleh tingkat keahlian, kompetensi, serta profesionalisme seseorang.

Prestasi Atlet Perempuan Indonesia di Kancah Internasional

Perkembangan positif yang terjadi telah membuka peluang yang sangat luas bagi kaum perempuan di Indonesia.

Mereka kini memiliki kesempatan besar untuk memimpin dan berkontribusi di berbagai sektor strategis dalam industri game.

Berikut daftar pencapaian gemilang talenta perempuan Indonesia di kancah internasional:

  • Meraih medali emas pada ajang bergengsi SEA Games 2023 yang berlangsung di Kamboja.
  • Mendapatkan medali perunggu pada kompetisi olahraga se-Asia Tenggara, SEA Games 2025 di Thailand.
  • Mengukuhkan posisi sebagai juara dunia pada turnamen IESF World Esports Championship (WEC) tahun 2024.
  • Mempertahankan gelar juara dunia pada IESF World Esports Championship (WEC) edisi tahun 2025.

Rentetan prestasi tersebut menjadi bukti autentik bahwa atlet perempuan tanah air memiliki daya saing yang luar biasa.

Mereka mampu berdiri sejajar dengan para pemain terbaik lainnya di panggung kompetisi berskala dunia.

Salah satu pencapaian yang paling menonjol adalah dominasi Tim Nasional Esports Putri Indonesia pada nomor Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Women.