Nial Horan mengaku bahagia sempat menghabiskan waktu bersama mendiang Liam Payne sebelum rekannya di One Direction itu meninggal dunia.

Payne meninggal pada Oktober 2024 di usia 31 tahun setelah jatuh dari lantai tiga sebuah hotel di Buenos Aires, Argentina.

>>> NVIDIA Resmi Luncurkan Prosesor RTX Spark untuk PC Windows Arm

Horan mengatakan pertemuan terakhir mereka terjadi hanya beberapa minggu sebelum kejadian tersebut.

"Saya senang akan hal itu, artinya kenangan terakhir saya tentang dia adalah kenangan yang bahagia," kata Horan dalam wawancara dengan The Times of London.

"Rasanya masih tidak nyata. Pada hari pertama saya berpikir, 'Tidak mungkin, itu tidak terjadi'.

Persahabatan kami adalah ikatan yang akan selalu ada," ujarnya.

Horan menambahkan bahwa "semua keluarga kami" tetap berhubungan untuk saling menguatkan.

Dia juga mengungkapkan ada "sisi terang dan sisi gelap" dalam kesedihannya.

>>> Red Hat Luncurkan Praktik Terbaik untuk Optimalkan Layanan Agen AI

"Saat saya memikirkan kepergian Liam, ada kesedihan, tetapi juga membuat saya tertawa karena kenangan yang kami miliki," kata Horan.

Ia mengenang momen-momen menyenangkan bersama Payne, termasuk saat berselancar di Australia.

"Liam cukup jago berselancar. Saya hampir tidak bisa berenang," kenangnya.

Horan juga membuat lagu khusus untuk Payne dalam album solonya yang akan rilis pada 5 Juni 2026, bertajuk Dinner Party.

Lagu berjudul End of an Era itu ia persembahkan untuk mendiang rekannya.

"Saya pikir itu adalah tipe lagu yang disukainya, dia menyukai Coldplay, dia menyukai lagu-lagu seperti 'You & I' oleh One Direction," jelas Horan.

>>> Cara Unduh Sertifikat Haji Digital Lewat Kartu Nusuk

Payne meninggal pada 16 Oktober 2024 di Buenos Aires. Hasil autopsi awal menyebutkan penyebab kematiannya adalah politrauma akibat luka dan pendarahan.