Wakil Menteri Agama sekaligus anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, Romo Muhammad Syafi'i, optimistis terhadap masa depan penyelenggaraan haji Indonesia.

Ia menilai kualitas pelayanan bagi jemaah menunjukkan peningkatan signifikan di berbagai sektor pada tahun ini.

>>> 41 Kode Redeem FF Terbaru 27 Mei 2026: Klaim MP40 Cobra Resmi dan Aman

Romo Syafi'i meyakini perbaikan yang dilakukan pada musim haji 2026 akan menjadi fondasi kokoh untuk transformasi selanjutnya.

Hal itu disampaikan saat memberikan keterangan resmi di Makkah, Arab Saudi, pada Minggu lalu.

Transformasi Melalui Kementerian Haji dan Umrah

Langkah strategis Presiden Prabowo Subianto membentuk Kementerian Haji dan Umrah dinilai menjadi kunci utama perubahan tata kelola haji nasional.

Kebijakan ini dianggap bersejarah karena untuk pertama kalinya urusan haji dikelola secara khusus dan terintegrasi.

Pembentukan lembaga ini membuat Indonesia setara dengan Arab Saudi sebagai negara yang memiliki kementerian khusus untuk urusan haji.

Fokus kelembagaan yang lebih kuat terbukti mampu memberikan respons lebih cepat terhadap setiap kebutuhan jemaah di lapangan.

Berikut daftar perbaikan layanan yang telah diimplementasikan pada penyelenggaraan haji tahun ini:

>>> Pendaftaran Beasiswa S2-S3 Jepang 2026 Dibuka: Kuliah Gratis dan Uang Saku

  • Pengetatan syarat istitha'ah kesehatan bagi calon jemaah sejak masa persiapan di tanah air.
  • Pengoperasian Bus Shalawat selama 24 jam penuh untuk memudahkan mobilitas jemaah di tanah suci.
  • Penyediaan hotel dan penginapan yang lebih tertata rapi serta nyaman.
  • Penyediaan konsumsi dengan standar kualitas terjaga dan distribusi stabil.
  • Penempatan tenda di Arafah dan Mina berbasis kloter dengan pendingin udara.
  • Penyediaan 18 unit mobil buggy untuk jemaah lansia dan yang kelelahan.

Berbagai peningkatan layanan ini merupakan hasil reformasi birokrasi yang lebih adaptif. Selain kenyamanan, aspek kesehatan juga diperkuat melalui kolaborasi dengan institusi medis lokal.