Pendaftaran Beasiswa S2-S3 Jepang 2026 Dibuka: Kuliah Gratis dan Uang Saku
Pemerintah Jepang kembali membuka pendaftaran beasiswa Research Students untuk tahun keberangkatan 2027. Program ini dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (MEXT).
Beasiswa ini bersifat penuh atau fully funded dan tidak memberlakukan ikatan dinas. Penerima dapat mendaftar sebagai mahasiswa peneliti non-reguler atau langsung ke program Magister (S2) dan Doktoral (S3).
Dua Jalur Pendaftaran
Calon pelamar dapat memilih salah satu dari dua jalur. Jalur pertama adalah Embassy Recommendation (G to G) yang dikelola Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.
Jalur kedua adalah University Recommendation (U to U) melalui kerja sama antaruniversitas.
Jalur ini biasanya diperuntukkan bagi mahasiswa atau alumni perguruan tinggi yang memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan kampus di Jepang.
Fasilitas Beasiswa MEXT
Pemerintah Jepang menawarkan fasilitas komprehensif bagi penerima beasiswa. Fasilitas tersebut mencakup seluruh biaya pendidikan hingga tiket pesawat pulang-pergi.
- Pembebasan biaya kuliah 100 persen hingga masa studi berakhir.
- Tunjangan hidup bulanan ¥143.000–¥145.000 (sekitar Rp14,8–15 juta) tergantung jenjang.
- Tiket pesawat kelas ekonomi Indonesia-Jepang PP.
- Pembebasan biaya pembuatan visa pelajar.
- Kursus Bahasa Jepang gratis selama enam bulan pertama bagi yang memerlukan.
- Kebebasan berkarier global setelah lulus tanpa ikatan dinas.
Tunjangan bulanan disesuaikan dengan status akademis. Mahasiswa S3 mendapatkan nominal tertinggi dibandingkan mahasiswa penelitian atau S2.
Persyaratan Umum Pelamar
Ada beberapa batasan usia dan standar akademik yang harus dipenuhi. Pastikan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang studi yang akan diambil.
- Usia maksimal 34 tahun pada 1 April 2027 (lahir setelah 2 April 1992).
- Lulusan D4, S1, atau S2 dengan IPK minimal 3,2.
- Sertifikat kemampuan bahasa Inggris: TOEFL-iBT minimal 72, IELTS 5,5, atau TOEIC L&R 785.
- Bagi peminat Bahasa atau Budaya Jepang, wajib memiliki JLPT minimal N2.
Update Terbaru
Pengamat Prediksi Indonesia Mampu Atasi Myanmar pada Laga Pembuka
Senin / 01-06-2026, 20:35 WIB
Purbaya Hitung Potensi Ekspor via DSI 2026, Benarkah Cepat Cair ke Kas Negara?
Senin / 01-06-2026, 20:35 WIB
Jerman Hancurkan Finlandia 4-0, Undav Bintang Lapangan
Senin / 01-06-2026, 20:35 WIB
Hubungan Arbeloa dan Ceballos di Real Madrid Retak
Senin / 01-06-2026, 20:30 WIB
KSAL Ungkap Peran Vital Ryamizard Ryacudu di Balik Hadirnya KRI Bima Suci
Senin / 01-06-2026, 20:30 WIB
Tanggul Sungai Poso Jebol, 25 Rumah Terendam Banjir di Desa Betalemba
Senin / 01-06-2026, 20:29 WIB
Sumatera Utara Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U19 2026
Senin / 01-06-2026, 20:25 WIB
Apakah Hari Ini Bank Libur? Cek Jadwal Operasional Resmi 1 Juni 2026
Senin / 01-06-2026, 20:25 WIB
Obral Transmart Full Day Sale 2026: Harga AC, TV, dan Kulkas Turun Drastis Hari Ini
Senin / 01-06-2026, 20:24 WIB
Myanmar U-19 Ungguli Rekor Pertemuan Lawan Timnas Indonesia U-19
Senin / 01-06-2026, 20:20 WIB
3 HP Android dengan Kamera Setara iPhone 17 Pro Max, Paling Dicari Konten Kreator 2026
Senin / 01-06-2026, 20:20 WIB
Aturan Akun Medsos Wajib HP 2026: Pedang Bermata Dua yang Perlu Diwaspadai
Senin / 01-06-2026, 20:19 WIB
7 Soal Tebak Gambar untuk Menguji Ketelitian dan Konsentrasi
Senin / 01-06-2026, 20:15 WIB
Ritual Mendak Tirta Awali Yadnya Kasada 2026, Gunung Bromo Ditutup Total 4 Hari
Senin / 01-06-2026, 20:15 WIB






