Pemerintah Jepang kembali membuka pendaftaran beasiswa Research Students untuk tahun keberangkatan 2027. Program ini dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (MEXT).

Beasiswa ini bersifat penuh atau fully funded dan tidak memberlakukan ikatan dinas. Penerima dapat mendaftar sebagai mahasiswa peneliti non-reguler atau langsung ke program Magister (S2) dan Doktoral (S3).

Dua Jalur Pendaftaran

Calon pelamar dapat memilih salah satu dari dua jalur. Jalur pertama adalah Embassy Recommendation (G to G) yang dikelola Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Jalur kedua adalah University Recommendation (U to U) melalui kerja sama antaruniversitas.

Jalur ini biasanya diperuntukkan bagi mahasiswa atau alumni perguruan tinggi yang memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan kampus di Jepang.

Fasilitas Beasiswa MEXT

Pemerintah Jepang menawarkan fasilitas komprehensif bagi penerima beasiswa. Fasilitas tersebut mencakup seluruh biaya pendidikan hingga tiket pesawat pulang-pergi.

  • Pembebasan biaya kuliah 100 persen hingga masa studi berakhir.
  • Tunjangan hidup bulanan ¥143.000–¥145.000 (sekitar Rp14,8–15 juta) tergantung jenjang.
  • Tiket pesawat kelas ekonomi Indonesia-Jepang PP.
  • Pembebasan biaya pembuatan visa pelajar.
  • Kursus Bahasa Jepang gratis selama enam bulan pertama bagi yang memerlukan.
  • Kebebasan berkarier global setelah lulus tanpa ikatan dinas.

Tunjangan bulanan disesuaikan dengan status akademis. Mahasiswa S3 mendapatkan nominal tertinggi dibandingkan mahasiswa penelitian atau S2.

Persyaratan Umum Pelamar

Ada beberapa batasan usia dan standar akademik yang harus dipenuhi. Pastikan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang studi yang akan diambil.

  • Usia maksimal 34 tahun pada 1 April 2027 (lahir setelah 2 April 1992).
  • Lulusan D4, S1, atau S2 dengan IPK minimal 3,2.
  • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris: TOEFL-iBT minimal 72, IELTS 5,5, atau TOEIC L&R 785.
  • Bagi peminat Bahasa atau Budaya Jepang, wajib memiliki JLPT minimal N2.