Tapi kami memiliki keinginan kuat agar ketulusan kami ber-24 bisa menjangkau sebanyak mungkin orang."

>>> Kenapa Selebriti Korea Minta Maaf karena Pakai Warna Merah Saat Musim Pemilu

Untuk memperluas pesan itu ke luar Korea, video musik "Baby Flower" difilmkan di empat kota: Seoul, Bangkok, Taipei, dan Tokyo.

Anggota asal Jepang, Mayu, mengatakan syuting di Tokyo membangkitkan kenangan pribadi.

"Kami syuting di kafe bergaya retro, dan itu mengingatkanku pada saat-saat pergi ke sana bersama keluarga dan teman saat masih kecil," katanya.

"Melihat tumpang tindih itu dengan anggota yang bekerja sekarang terasa sangat berarti."

Anggota asal Thailand, Seollin, menggambarkan syuting di Bangkok seperti liburan. "Kami bersenang-senang dan makan makanan enak.

Rasanya seperti jalan-jalan."

Album ini juga berisi lagu "Sad Girls Schemin'", "Peer", "Type of Girl", "Sleek", "I Like That", dan "Me Myself Mode".

Semua lagu berkisar pada tema pikiran, kekhawatiran, dan sikap perempuan muda masa kini.

Sohyeon mengatakan grup ini didorong oleh keinginan untuk meninggalkan kesan abadi. "Setiap promosi terasa mendesak bagi kami.

Kali ini, kami ingin membuat nama kami melekat dengan lagu yang menggerakkan hati penggemar, seperti yang dilakukan 'Girls Never Die'."

Anggota Yubin menetapkan target kesuksesan yang jelas. "Hasil terbaik adalah memenangkan posisi No. 1 di acara musik.

>>> Dua Lipa Resmi Menikahi Callum Turner di London

Saya ingin menjadi yang teratas di setiap acara musik, tampil di panggung akhir tahun, dan memenangkan penghargaan."