Kapten Paris Saint-Germain, Marquinhos, langsung menghibur bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, yang terpukul setelah gagal mengeksekusi penalti dalam final Liga Champions.

Pertandingan final berlangsung di Stadion Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu (30/5/2026).

>>> Kevin De Bruyne Kritik Taktik Defensif Antonio Conte di Napoli

Kegagalan penalti Gabriel membuat Arsenal takluk 3-4 dari PSG dalam adu tos-tosan setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.

Momen emosional terjadi saat Marquinhos memeluk rekan senegaranya asal Brasil tersebut di tengah selebrasi juara skuad Les Parisiens.

Eksekusi penalti kaki kiri Gabriel melambung di atas mistar gawang David Raya, memastikan PSG mempertahankan gelar juara Eropa untuk kedua kalinya secara beruntun.

Marquinhos mengungkapkan bahwa dirinya merasa perlu mendatangi Gabriel karena teringat pengalaman pahitnya sendiri.

Momen tersebut mengingatkan sang kapten pada kegagalan penaltinya saat membela Timnas Brasil melawan Kroasia di perempat final Piala Dunia 2022.

"Begitu dia gagal mengeksekusi penalti, saya langsung teringat bagaimana perasaan saya ketika gagal melawan Kroasia yang membuat kami tersingkir dari Piala Dunia terakhir," ujar Marquinhos.

Bek berusia 32 tahun tersebut sangat memahami tekanan psikologis yang sedang melanda Gabriel.

"Itu adalah momen yang sangat sulit baginya, sebuah tanggung jawab yang besar.

Saya pernah mengalaminya sendiri dan tahu betapa beratnya ketika hal seperti itu terjadi kepada seorang pemain," katanya.

Marquinhos menjelaskan tindakan tersebut dilakukan dengan sengaja di sela-sela waktu perayaan kemenangan timnya.

Langkah ini diambil agar Gabriel tidak merasa sendirian dalam menghadapi kesedihan mendalam akibat sirnanya peluang juara.

"Anda harus sangat kuat untuk bisa bangkit dari momen seperti itu, dan saya tahu betapa sulitnya," ucapnya.