Rumah duka mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, di Perumahan Puri Wira Bhakti, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dipadati para pelayat pada Minggu sore.

Sejumlah tokoh militer, purnawirawan TNI, hingga pejabat negara hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal sebagai prajurit profesional tersebut.

>>> Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Toko Kosmetik Jakarta Pusat

Jenazah almarhum tiba dan disemayamkan di kediamannya sekitar pukul 17.00 WIB dengan pengawalan ketat dari personel TNI bersenjata lengkap.

Di antara para tokoh yang hadir, terlihat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, serta Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman.

Kenangan Para Tokoh Terhadap Ryamizard Ryacudu

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengenang almarhum sebagai pemimpin yang visioner dan memiliki keberanian luar biasa dalam mengambil keputusan sulit.

Salah satu pencapaian yang paling membekas bagi Gatot adalah peran vital Ryamizard dalam membangun kembali infrastruktur Aceh setelah bencana tsunami 2004.

Keberhasilan pembangunan jalan melalui program TMMD di Aceh meliputi: membangun akses jalan utama yang menghubungkan Banda Aceh hingga wilayah Teunom, menginisiasi proyek pembangunan saat banyak pihak merasa mustahil, dan mewujudkan konektivitas wilayah yang terputus total demi kepentingan masyarakat.

Gatot menegaskan bahwa berkat ketegasan almarhum, proyek yang awalnya dianggap tidak mungkin tersebut akhirnya berhasil diselesaikan dan memberikan manfaat besar bagi warga Aceh.

Pendekatan Kemanusiaan dalam Tugas Militer

Senada dengan Gatot, Dudung Abdurachman juga memiliki kesan mendalam terhadap arahan Ryamizard saat dirinya bertugas di Aceh di masa lalu.

Ia mengungkapkan bahwa Ryamizard selalu menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap operasi militer yang dijalankan oleh prajurit di lapangan.