Seorang nenek berusia 81 tahun asal Arizona, Amerika Serikat, menjadi korban aksi swatting saat sedang melakukan siaran langsung game Minecraft.

Korban bernama Sue Jacquot, yang dikenal dengan nama kanal YouTube "GrammaCrackers".

>>> Secret WAG Juara FFWS SEA 2026 Spring, Amankan Tiket EWC Paris

Jacquot menggunakan siaran langsung tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk menggalang dana biaya pengobatan kanker sang cucu, Jack Self.

Upaya ini berhasil menarik perhatian banyak orang, dan kanal YouTube-nya kini memiliki lebih dari 600.000 pelanggan.

Demi mengumpulkan dana tambahan, keluarga sempat menggelar siaran langsung 24 jam sehari selama hampir 15 hari tanpa henti.

Biaya pengobatan yang harus ditanggung sangat besar.

"Dia sudah menjalani sekitar 200 kali kemoterapi dalam satu setengah tahun terakhir, dan itu menghasilkan tagihan yang sangat mahal yang tidak ditanggung perusahaan asuransi," kata Jacquot tentang kondisi Jack kepada media lokal 12News.

Insiden Swatting

Pada Senin malam, rumah Jacquot menjadi target swatting. Pelaku melaporkan bahwa Jacquot telah ditembak mati oleh Jack Self dan Jack berencana bunuh diri.

Pihak kepolisian merespons laporan tersebut dengan skala besar sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Keluarga terkejut saat rumah mereka dikepung aparat keamanan bersenjata lengkap.

"Kami menerima laporan bahwa Jack menembak neneknya hingga tewas dan kemudian akan bunuh diri. Saat mendengarnya saya langsung kaget," kata Jack Self.

Puluhan petugas dari Kepolisian Queen Creek dengan perlengkapan taktis, termasuk tameng antihuru-hara dan senapan, mendatangi lokasi. Mereka mengepung rumah dan memerintahkan penghuni keluar dengan tangan terangkat.

Saat pengepungan, Jacquot sedang tidur dan tidak menyadari situasi. Kamera livestream yang masih menyala merekam momen petugas memasuki kamar dan membangunkannya.