Google mempercepat penanganan masalah pada browser Chrome yang dilaporkan tidak berjalan normal di sejumlah tablet Android.

Gangguan ini memicu keluhan pengguna dalam beberapa hari terakhir karena aplikasi mendadak crash, gagal dibuka, atau menunjukkan performa tidak stabil.

>>> Zimperium Temukan 250 Aplikasi Android Jahat yang Kuras Uang Pengguna

Laporan bug di forum pengguna menunjukkan kendala ini muncul setelah pembaruan browser Chrome maupun komponen sistem Android WebView.

Pihak Google kini menginvestigasi penyebab utama gangguan yang memengaruhi pengalaman berselancar pengguna tablet dari berbagai merek.

Chrome sangat krusial karena menjadi mesin utama dalam ekosistem Android dan komponen penting bagi banyak aplikasi berbasis web.

Efek gangguan tidak hanya melanda aktivitas browsing standar, tetapi juga merembet ke aplikasi lain yang mengandalkan engine Chromium atau Android WebView.

Berdasarkan laporan pengguna, Chrome kerap menutup sendiri sesaat setelah diaktifkan.

Ada pula kendala berupa halaman gagal dimuat, antarmuka tidak responsif, hingga lonjakan konsumsi memori yang tidak wajar pada perangkat tablet tertentu.

Masalah ini signifikan mengingat pasar tablet Android kembali bergairah setelah stagnasi.

Vendor besar seperti Samsung, Xiaomi, Lenovo, OnePlus, dan Google sendiri agresif merilis lini tablet baru untuk produktivitas, hiburan, dan pendidikan.

Google juga serius mengoptimalkan Android untuk perangkat berlayar besar dengan pembaruan antarmuka, peningkatan fitur multitasking, serta perbaikan kompatibilitas aplikasi.

>>> Bill Gates: Karyawan Terbaik Microsoft Berasal dari Lulusan Kampus Elit

Stabilitas Chrome menjadi prioritas karena browser ini memegang andil besar dalam produktivitas perangkat layar lebar.

Tantangan Optimasi dan Mekanisme Perbaikan

Indikasi awal masalah mengarah pada ketidakcocokan bug spesifik antara pembaruan Chrome teranyar dengan optimasi layar besar Android. Namun, Google belum mengeluarkan rincian teknis resmi mengenai akar masalah.