Konsumen di Indonesia kini dapat membeli MPV premium listrik Denza D9 tanpa harus menunggu inden panjang seperti saat peluncuran pertengahan 2025.

Pihak diler memastikan unit kendaraan telah tersedia dalam jumlah memadai di jaringan penjualan resmi.

>>> Jorge Martin Pecahkan Rekor Kecepatan Tertinggi MotoGP di Mugello

Ketersediaan unit didorong oleh langkah impor yang dilakukan lebih awal. Tingginya minat masyarakat membuat pasokan yang ada menjadi solusi bagi konsumen yang ingin segera memiliki unit.

CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, mengungkapkan bahwa angka pemesanan masih menunjukkan tren positif.

"Kami secara (penjualan Denza) di Haka sendiri saja kami jual lebih dari 100 unit per bulan," ujar Hariyadi.

Ia menambahkan bahwa kelancaran distribusi saat ini terbantu oleh unit yang sudah didatangkan lebih dulu ke tanah air.

"Enggak ada tunggu (inden) lagi karena barangnya kan sudah ada, diimpor waktu itu kan. Jadi sudah diimpor lebih dulu, masih ada sisa lah," kata Hariyadi.

Meski stok masih mencukupi, situasi bisa berubah jika permintaan melonjak signifikan dalam waktu dekat.

"Tapi kalau kita enggak cepat-cepat ini kan bisa habis. Harus tunggu pabrik jadi lagi baru bisa dapat produk yang baru," ujar Hariyadi.

Konsumen diimbau segera melakukan pemesanan karena kombinasi warna tertentu mulai mengalami keterbatasan pasokan.

>>> Tata Motors Luncurkan Hatchback Tiago Murah di India, Mulai Rp 87 Jutaan

"Saat ini posisi masih ready.

Tapi ya itu hati-hati karena tergantung juga warna kombinasinya karena ada mungkin warna-warna tertentu yang sudah mulai sangat sedikit stoknya," ujar Hariyadi.

Mayoritas unit yang tersedia saat ini didominasi varian warna hitam untuk eksterior dengan paduan cokelat pada interior.

"Sekarang masih paling banyak yang black brown ya. Kombinasi black di luar, dalam interiornya brown.

Itu yang masih umum," kata Hariyadi.

Seiring perkembangan pasar, preferensi konsumen mulai bergeser ke varian warna lain yang lebih bervariasi.

"Karena orang seleranya berbeda kan. Kan ada yang konsumen mau blue, mau grey gitu kan ada-ada saja.

>>> Mesin Telat Ganti Oli Setahun Lebih Masih Bisa Dipulihkan

Jadi semua sih jalan juga," ujar Hariyadi.