Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta yang didominasi kondisi berawan dan fenomena udara kabur pada Minggu, 31 Mei 2026.

Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga pekan depan, memengaruhi jarak pandang dan kenyamanan aktivitas luar ruangan warga.

>>> Jokowi Ikut Ramaikan Tren Lagu My Little Bolu Ketan yang Viral

Suhu udara di sebagian besar wilayah Jakarta berada dalam rentang normal, namun tingkat kelembapan relatif tinggi.

Prakiraan Cuaca Kepulauan Seribu

Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta menyebarluaskan data cuaca spesifik untuk Kepulauan Seribu.

Wilayah ini mengawali periode dengan berawan penuh, lalu mengalami variasi udara kabur pada beberapa hari berikutnya.

Berikut rincian prakiraan cuaca, suhu, dan kelembapan Kepulauan Seribu 31 Mei – 9 Juni 2026:

  • 31 Mei: Berawan, 29°C, kelembapan 71-75%
  • 1 Juni: Berawan, 27-29°C, kelembapan 72-81%
  • 2 Juni: Berawan, 28-30°C, kelembapan 68-77%
  • 3 Juni: Udara Kabur, 27-30°C, kelembapan 70-79%
  • 4 Juni: Udara Kabur, 27-29°C, kelembapan 76-82%
  • 5 Juni: Berawan, 29°C, kelembapan 76-80%
  • 6 Juni: Udara Kabur, 27-30°C, kelembapan 74-84%
  • 7 Juni: Udara Kabur, 27-29°C, kelembapan 73-83%
  • 8 Juni: Cerah, 28-30°C, kelembapan 70-78%
  • 9 Juni: Berawan, 29°C, kelembapan 72-73%

Dampak Udara Kabur

Fenomena udara kabur berturut-turut pada awal Juni berpotensi memengaruhi kesehatan sistem pernapasan.

>>> Paman di Bekasi Tega Bunuh Keponakan Balita Akibat Game, Motifnya Mengejutkan!

Partikel polutan atau uap air yang terperangkap di lapisan inversi dapat menyebabkan sesak napas jika terhirup dalam jangka panjang tanpa pelindung.

Beberapa warga mulai mengeluhkan kondisi fisik saat beraktivitas di luar ruangan. Pertanyaan seperti "kenapa tenggorokan sakit pas keluar rumah di jakarta" mencerminkan sensitivitas publik terhadap perubahan mutu udara.