Kemenkes dan Sysmex Indonesia Perkuat Deteksi Dini Talasemia Mayor
Sekitar 2.500 bayi di Indonesia lahir dengan talasemia mayor setiap tahun. Penyakit genetik ini membutuhkan transfusi darah rutin seumur hidup.
Padahal, risiko talasemia dapat dicegah melalui deteksi dini sebelum pernikahan atau kehamilan.
>>> Jadwal Maintenance FC Mobile Update The World's Game 28 Mei 2026
Menjawab tantangan ini, Sysmex Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Palang Merah Indonesia, BPJS Kesehatan, dan Perhimpunan Orang Tua Penyandang Talasemia Indonesia.
Kolaborasi ini diwujudkan dalam rangkaian kegiatan United for Thalassemia dalam rangka World Thalassemia Day 2026 pada 8 Mei.
Tema global yang diusung adalah Hidden No More: Finding the Undiagnosed, Supporting the Unseen.
Talasemia adalah kelainan genetik yang mengganggu pembentukan hemoglobin. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh.
Sel darah merah penderita talasemia lebih rapuh dan mudah rusak, menyebabkan anemia dengan tingkat keparahan bervariasi. Pengidap talasemia minor biasanya tidak bergejala atau hanya anemia ringan.
Sebaliknya, pengidap talasemia mayor sangat bergantung pada transfusi darah berkala.
>>> Harga Emas Pegadaian 28 Mei 2026 Turun Serentak, Antam dan UBS Melemah
Data menunjukkan populasi pembawa sifat talasemia alfa di Indonesia mencapai 2,6–11 persen, dan talasemia beta 3–10 persen.
Sekitar 1,5–36 persen populasi membawa sifat HbE yang berisiko memicu gangguan darah keturunan. Banyak pembawa sifat tidak menyadari statusnya karena tidak ada gejala klinis.
Urgensi Pemeriksaan dan Ketersediaan Stok Darah
Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menekankan pentingnya pemahaman publik dalam pengendalian talasemia.
“Deteksi dini, edukasi, dukungan terhadap penyandang talasemia, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan adalah bagian penting dalam memperkuat penanggulangan talasemia di Indonesia,” ujarnya.
Pemeriksaan darah dianjurkan bagi remaja, pasangan yang akan menikah, dan individu dengan riwayat keluarga talasemia.
Sysmex Indonesia menggelar webinar nasional pada 19 Mei, kampanye digital pada 16–30 Mei 2026, dan aksi donor darah untuk menjamin pasokan bagi pasien talasemia mayor.
>>> The Fed Peringatkan Ancaman Stagflasi di Asia Akibat Konflik Iran
Penanganan talasemia mencakup skrining, diagnosis tepat, terapi kelasi besi, transfusi darah periodik, dan dukungan psikososial.
Update Terbaru
4 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas dalam Tenda Camping di Temanggung
Kamis / 28-05-2026, 15:02 WIB
Baca Preview Sore Lookism Chapter 609 Bahasa Indonesia, Akhir Penentuan! Konflik Mulai Terbaca
Kamis / 28-05-2026, 15:00 WIB
Baca Preview Lookism Chapter 609 Bahasa Indonesia, Siap-Siap Panas! Ceritanya Mulai Terasa
Kamis / 28-05-2026, 14:45 WIB
Virgoun Minta Maaf ke Mantan Suami Lindi Terkait Ucapan Eva Manurung
Kamis / 28-05-2026, 14:45 WIB
Natalia Vodianova Hamil Anak Keenam di Usia 44 Tahun
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Rp100 Miliar dari APBN
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Taylor Swift Hadiahi Gitar Bertanda Tangan untuk Penggemar Cilik
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Platense Kalahkan Corinthians 2-0, Lolos ke Babak 16 Besar Copa Libertadores
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Bolivar Gagal ke Babak Gugur Copa Libertadores Usai Takluk dari Independiente
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Dodgers Hadapi Rockies di Laga Penutup Seri Dodger Stadium
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Semar Nusantara 28 Mei 2026 Bergerak
Kamis / 28-05-2026, 14:43 WIB
Pasar Modal dan Rupiah Tertekan Sejak Awal 2026, Defisit APBN Jadi Sorotan
Kamis / 28-05-2026, 14:43 WIB
Mendikdasmen Dorong Pemerataan Pendidikan di Wilayah Terpencil Sorong
Kamis / 28-05-2026, 14:43 WIB






