4 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas dalam Tenda Camping di Temanggung

Empat orang dalam satu keluarga ditemukan meninggal dunia di dalam tenda camping kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Korban diketahui berasal dari Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Peristiwa itu terungkap setelah petugas wisata mendatangi lokasi perkemahan pada Rabu (27/5/2026) siang. Saat itu, area camping akan dibersihkan sehingga pengunjung diminta melakukan checkout.

Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra mengatakan keluarga tersebut datang ke lokasi wisata pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB dan mendirikan tenda untuk bermalam.

Namun hingga menjelang siang keesokan harinya, tidak ada aktivitas dari dalam tenda. Petugas sempat memanggil dan mengingatkan korban untuk segera checkout, tetapi tidak mendapat jawaban.

“Petugas wisata sempat mengingatkan para korban untuk segera checkout namun, saat itu tidak ada respons dari dalam tenda,” kata Komang dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).

Karena curiga, petugas kemudian membuka tenda tersebut. Empat orang di dalamnya ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh kaku.

>>> Jadwal Program Televisi Jumat, 29 Mei 2026 ada Film Gunpowder Milkshake dan Shadow in the Cloud di ANTV, GTV, Indosiar, MDTV, Metro TV, MNCTV, RCTI, SCTV, Trans 7, Trans TV dan TVONE serta Link Nonton

Korban masing-masing berinisial MHM (52), M (43), AEH (17), dan BAH (21). Seluruhnya merupakan anggota keluarga.

Usai penemuan itu, Tim Identifikasi Polres Temanggung bersama Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Tengah langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap jenazah.

Polisi juga mengamankan sejumlah makanan milik korban untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik. Salah satu yang ikut diamankan yakni menu barbeque yang dibawa keluarga tersebut saat berkemah.

Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium. Meski begitu, dari temuan awal muncul dugaan para korban mengalami keracunan.

“Untuk dugaan pasti penyebab kematian, kami belum bisa mengonfirmasi karena saat ini proses autopsi masih berjalan. Begitu juga dengan pemeriksaan sampel makanan di Laboratorium Forensik Polda Jateng,” ujarnya.

Hingga Kamis siang, penyidik Satreskrim Polres Temanggung telah memeriksa sedikitnya empat orang saksi guna mendalami kejadian tersebut.

Setelah proses identifikasi dan autopsi selesai, jenazah korban rencananya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.