Trump Ancam Serang Militer Iran Jika Kesepakatan Damai Gagal
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melayangkan ancaman keras untuk meluncurkan serangan militer ke Iran jika Teheran menolak menyetujui kesepakatan damai.
Ketegangan ini terjadi di tengah proses negosiasi yang rapuh guna mengakhiri peperangan di Timur Tengah yang telah mengganggu pasar energi global serta jalur pelayaran Selat Hormuz pada Mei 2026.
>>> BEI Intensif Berdiskusi dengan MSCI dan FTSE untuk Dongkrak Investasi Asing
Sinyal ancaman dari Washington direspons oleh militer Iran yang menyatakan tetap bersiaga penuh, meski pemerintah Iran menilai risiko pecahnya perang terbuka sangat kecil.
Situasi di kawasan semakin tidak menentu setelah munculnya laporan tiga ledakan keras di dekat kota pelabuhan Bandar Abbas pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.30 waktu setempat.
Ancaman militer Amerika Serikat mencuat menyusul ketidakpuasan terhadap draf kesepakatan damai yang sedang berjalan.
Hubungan kedua negara kian memanas setelah Gedung Putih membantah klaim televisi negara Iran mengenai komitmen AS untuk mencabut blokade laut.
"Iran sangat berniat, mereka sangat ingin membuat kesepakatan. Sejauh ini mereka belum mencapainya.
Kami tidak puas dengan hal itu, tetapi kami akan puas," ujar Trump dalam rapat kabinet di Gedung Putih.
Pemerintah AS menegaskan bahwa draf perjanjian yang beredar harus memenuhi standar yang mereka tetapkan.
Pilihan yang tersisa bagi Teheran adalah menyepakati poin-poin perdamaian tersebut atau menghadapi tindakan fatal dari militer AS.
"Pilihannya adalah itu, atau kami terpaksa harus menyelesaikan pekerjaan ini," kata Trump.
Selain menyasar Iran, Washington juga memberikan peringatan keras kepada Oman yang bertindak sebagai mediator konflik.
>>> Ahmad Syahrul Fadhil Terpilih Jadi Sekjen PB PMII yang Baru
Update Terbaru
Diskon Spesial Nintendo Switch 2 Bundle Game untuk Pembeli Amazon Tertentu
Kamis / 16-07-2026, 03:06 WIB
Hiasan Natal PlayStation dari Hallmark Mainkan Suara Startup Ikonik
Kamis / 16-07-2026, 03:06 WIB
New Ghost in the Shell Anime Umumkan Pengisi Suara Atsushi Miyauchi sebagai Borma
Kamis / 16-07-2026, 03:06 WIB
Kentucky Berlakukan Undang-Undang Perpanjangan Daluwarsa Rekaman Grand Jury Ilegal
Kamis / 16-07-2026, 03:01 WIB
Pemilik Klinik di NC Ditangkap karena Resep GLP-1 Tanpa Izin
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
BBC iPerbarui Jadwal: Drama Shakespeare Hapus, Proms 2026 Mulai
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Vance dan Rogan Tolak Klaim Trump Dipilih Yesus untuk Bom Iran
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Chuck Schumer Diduga Kentut Keras di Lantai Senat AS
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Orang Tua Nolan Wells Umumkan Detail Pemakaman dan Peringatan
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Mantan Istri Eminem Diduga Gigit Polisi Usai Percobaan Bunuh Diri
Kamis / 16-07-2026, 02:56 WIB
Zinedine Zidane Segera Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis
Kamis / 16-07-2026, 02:56 WIB
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
Kamis / 16-07-2026, 02:55 WIB
Prancis Tersingkir di Piala Dunia 2026, Waktunya Move On ke Zidane?
Kamis / 16-07-2026, 02:51 WIB
NCT 127 Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment
Kamis / 16-07-2026, 02:50 WIB







