Mantan Jaksa Agung Amerika Serikat Pam Bondi didiagnosis mengidap kanker tiroid. Diagnosis itu diterimanya setelah Presiden Donald Trump mencopotnya dari jabatan pada bulan lalu.

Perempuan berusia 60 tahun tersebut telah menjalani pengobatan dan operasi sejak beberapa minggu lalu. Meski demikian, Bondi mengonfirmasi akan tetap bekerja.

>>> Membangun Kepercayaan Melalui Tata Kelola Danantara Sumberdaya Indonesia

Bondi dipastikan bergabung dengan dewan penasihat kecerdasan buatan (AI) Gedung Putih yang baru. Dewan tersebut bernama Presidential Council of Advisors on Science and Technology (PCAST).

Mantan penasihat Gedung Putih Katie Miller memberikan dukungan moral kepada Bondi melalui media sosial.

"Pam diam-diam telah mengalahkan kanker selama beberapa minggu terakhir," tulis Miller, seraya menambahkan bahwa Bondi "memiliki hati emas."

Kanker tiroid umumnya memiliki tingkat kelangsungan hidup lima tahun di atas 98 persen menurut data Cleveland Clinic. Namun, stadium kanker Bondi belum diketahui pasti.

Bergabungnya Bondi ke PCAST menjadi aktivitas karier pertamanya setelah keluar dari Departemen Kehakiman pada awal April lalu. Penunjukan tersebut disambut baik oleh Wakil Presiden AS JD Vance.

>>> Ulama Jelaskan Adab Larangan Duduk di Bekas Tempat Wanita

"Pam telah menjadi aset yang sangat berharga bagi tim presiden," kata Vance dalam pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa Bondi akan tetap terlibat dalam isu-isu penting pemerintah.

PCAST didirikan oleh Trump melalui perintah eksekutif pada Januari 2025.

Anggota dewan baru diumumkan pada Maret 2026, diisi oleh tokoh teknologi seperti Sergey Brin, Mark Zuckerberg, Larry Ellison, dan Jensen Huang.

Di samping posisi barunya, Bondi dijadwalkan memberikan kesaksian di hadapan Komite Pengawasan DPR pada hari Jumat. Kesaksian itu terkait kasus dokumen penanganan berkas Epstein.

Kebijakan pelepasan berkas Epstein sebelumnya menuai kritik bipartisan, terutama dari politisi Demokrat. Bondi merupakan satu dari empat anggota kabinet Trump yang meninggalkan posisi mereka sepanjang tahun ini.

>>> Umat Islam Dilarang Berpuasa pada Hari Tasyrik 2026, Ini Jadwal dan Amalannya

Peristiwa ini menyusul pemecatan Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem dan Menteri Tenaga Kerja Lori Chavez-DeRemer. Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard juga mundur dari jabatannya.