Winger Real Madrid, Vinicius Junior, angkat bicara membela rekan setimnya, Kylian Mbappe, yang tengah diterpa kritik dari suporter.

Vinicius menilai Mbappe tetap menjadi pemain spesial dan akan mengukir sejarah besar bersama Los Blancos.

>>> Jean-Philippe Mateta Tembus Skuad Piala Dunia Prancis Usai Batal ke Milan

Meskipun performa Mbappe musim ini produktif dengan 41 gol dari 43 pertandingan, ia gagal membawa Real Madrid meraih trofi.

Situasi itu memicu kekecewaan sebagian pendukung hingga muncul petisi yang mendesak Mbappe hengkang.

Vinicius menegaskan bahwa Mbappe adalah rekan setim yang sangat suportif. "Mbappe adalah orang yang baik.

Dia selalu membela saya dalam wawancara, termasuk setelah pertandingan melawan Benfica terkait insiden rasisme," ujar Vinicius dalam wawancara bersama CazeTV.

"Dia pemain legendaris yang akan meninggalkan jejaknya di Real Madrid," lanjutnya.

Kedekatan di Luar Lapangan

Hubungan erat antara Vinicius dan Mbappe sudah terjalin sejak lama. Mereka sering menghabiskan waktu bersama di luar agenda klub.

>>> Jean-Philippe Mateta Beri Sinyal Tinggalkan Crystal Palace ke Serie A

Vinicius mengaku menjadi salah satu pihak yang membujuk Mbappe agar pindah ke Santiago Bernabeu sebelum transfer resmi terjadi.

"Setiap kali ada kesempatan, kami selalu bersama, bahkan di luar lapangan sebagai teman," ucap Vinicius. "Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengannya.

Saya sering mengirim pesan kepadanya untuk mengajaknya bermain bersama kami," sambungnya.

Optimisme Menatap Masa Depan

Vinicius tetap optimistis meski performa Real Madrid musim ini belum memenuhi ekspektasi. Ia percaya tim asuhan Carlo Ancelotti akan segera bangkit.

"Kami belum bisa bermain seperti yang kami inginkan dan memenangkan gelar yang diharapkan para fans. Tetapi saya pikir kami akan segera membalikkan situasi ini," jelasnya.

Kelanjutan karier Mbappe di Spanyol menjadi spekulasi panas menjelang bursa transfer musim panas. Sejumlah klub papan atas Eropa, seperti Chelsea, dilaporkan mulai memantau situasinya.

>>> Timnas India Hadapi Jamaika di Unity Cup Tanpa Kekuatan Penuh

Mbappe kini dihadapkan pada pilihan bertahan atau hengkang untuk meredam tekanan suporter.