Prabowo Subianto Kunjungi Prancis, Temui Macron Bahas Alutsista dan Pendidikan
Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Prancis pada pekan ini. Kunjungan ini bertepatan dengan momentum hari raya Idul Adha.
Langkah diplomatik ini dilakukan untuk memenuhi undangan resmi dari Presiden Prancis Emmanuel Macron. Menteri Luar Negeri RI Sugiono menjelaskan latar belakang keberangkatan Kepala Negara tersebut.
>>> 7 Penyebab Perempuan Lebih Sering Pusing Dibandingkan Laki-Laki
Kehadiran Presiden Prabowo di Paris sekaligus menjadi bentuk komitmen tinggi dalam memenuhi undangan yang sebelumnya sempat tertunda.
"Kunjungan ini untuk memenuhi undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda," ujar Sugiono dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta pada Rabu (27/5/2026).
Penundaan agenda tersebut telah terjadi sebanyak dua kali hingga akhirnya terealisasi pada pekan ini.
Macron menyampaikan undangan kembali saat menerima kunjungan Prabowo di Paris pada April lalu, dengan mengusulkan jadwal pertemuan pada akhir Mei.
Kunjungan kerja ini juga menjadi balasan atas kedatangan kenegaraan Presiden Macron ke Indonesia sebelumnya. Intensitas pertemuan yang tinggi mencerminkan hubungan bilateral yang semakin erat antara Jakarta dan Paris.
>>> Fajar/Fikri ke 16 Besar Singapore Open 2026, Jonatan Tersingkir
Fokus Kerja Sama Alutsista dan Pendidikan
Selain agenda diplomatik, lawatan ini membawa misi strategis untuk menindaklanjuti kesepakatan pada pertemuan 14 April lalu.
Fokus utama kerja sama terletak pada sektor industri pertahanan, khususnya pengadaan alat-alat utama sistem senjata (alutsista) asal Prancis oleh Indonesia.
Sektor kedua yang menjadi prioritas adalah penguatan kerja sama di bidang pendidikan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Kolaborasi riset dan pendidikan ini ditargetkan mampu meningkatkan penguasaan teknologi militer Indonesia melalui proses transfer teknologi.
Pertemuan pada Mei 2026 ini menambah catatan diplomasi intensif Prabowo di Prancis.
>>> Umat Islam Sunnahkan Kumandangkan Takbir Idul Adha Selama Lima Hari
Sebelumnya, ia menghadiri Bastille Day pada 14 Juli 2025, melakukan kunjungan penguatan strategis pada 23 Januari 2026, serta pertemuan tertutup pada 14 April 2026.
Update Terbaru
Rusia Kirim MiG-31BM ke Arktik, Kecepatan Mach 2.83 Bikin NATO Waspada
Minggu / 12-07-2026, 18:14 WIB
Promo Tangga Lipat Jadi Rp1 Jutaan di Transmart Full Day Sale
Minggu / 12-07-2026, 18:11 WIB
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Naik ke Peringkat Enam Usai Salip Hakim Danish di Jerman
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Tri Tito: Kolaborasi Pemda dan TP PKK Kunci Percepatan Program Prioritas
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Menara Komunikasi Iran di Kerman Jadi Sasaran Serangan AS
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Prabowo Perintahkan Barang Subsidi Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Prabowo Peringatkan Koruptor: Hentikan Praktik, Kembalikan Uang Negara
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Tuchel Murka Ditanya Mentalitas Inggris usai Singkirkan Norwegia
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Media Iran Publikasikan Daftar Tokoh Target Balas Dendam
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Ketangguhan ARMY Jadi Kekuatan Terbesar Penggemar BTS Menurut Akademisi
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Scaloni Akui Argentina Beruntung karena Swiss Dapat Kartu Merah
Minggu / 12-07-2026, 18:06 WIB
Link Live Streaming MotoGP Jerman 2026: Duel Marc vs Alex Marquez
Minggu / 12-07-2026, 18:06 WIB
Hasil Moto2 Jerman 2026: Mario Aji Crash, Ivan Ortola Juara
Minggu / 12-07-2026, 18:03 WIB
20 Anime Shojo Terbaik Tahun 2020-an, Peringkat Terbaru
Minggu / 12-07-2026, 18:03 WIB







