Cara Mengemudi Pajero Sport Diesel Agar Tetap Irit Saat Harga BBM Naik
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel yang mencapai Rp30 ribuan per liter mendorong pemilik kendaraan untuk lebih efisien.
Mitsubishi Pajero Sport bermesin diesel dapat tetap irit jika pengemudi menerapkan teknik berkendara yang tepat.
>>> Ulama Larang Puasa Hari Tasyrik Kecuali Dua Golongan Ini
Mitsubishi Pajero Sport dibekali mesin diesel 4N15 2.4L MIVEC Turbocharger berkapasitas 2.442 cc.
Mesin 4-silinder ini telah memenuhi standar Euro 4 dengan turbo intercooler, menghasilkan tenaga 181 PS dan torsi 430 Nm.
Sementara varian Pajero Sport Exceed dan GLX menggunakan mesin 4D56 2.477 cc.
Mesin turbo intercooler diesel Euro 4 ini memproduksi tenaga 136 PS dan torsi 324 Nm untuk kebutuhan harian.
Menurut Mitsubishi, mesin 4N15 didukung teknologi MIVEC dan Variable Geometry Turbocharger (VGT).
Komponen ringan dari aluminium, sistem injeksi common rail bertekanan tinggi, serta transmisi otomatis 8-percepatan menjaga putaran mesin tetap rendah.
"Kami berfokus pada pemberian nilai jangka panjang melalui efisiensi kendaraan, durability mesin, serta biaya perawatan terkontrol," ujar Atsushi Kurita, President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia.
Ia menambahkan bahwa edukasi konsumen tentang penggunaan kendaraan efisien terus dilakukan.
>>> Naomi Osaka Pukau French Open dengan Gaun Emas Terinspirasi Menara Eiffel
Meski mesin sudah efisien, hasil optimal bergantung pada perilaku pengemudi. Berikut lima panduan mengemudi Pajero Sport agar hemat BBM.
Tips Mengemudi Pajero Sport Diesel Irit BBM
Pertama, injak pedal gas secara halus dan bertahap. Karakter mesin diesel Pajero Sport sangat responsif, sehingga sentuhan ringan sudah mengaktifkan torsi besar.
Kedua, jaga putaran mesin pada angka ideal. Transmisi otomatis 8-percepatan dirancang untuk cruising di RPM rendah, hindari akselerasi mendadak atau kickdown yang tidak perlu.
Ketiga, kelola momentum laju mobil dengan baik. Meminimalkan penggunaan rem mencegah mesin bekerja ekstra keras untuk membangun kecepatan kembali.
Keempat, perhatikan tekanan angin ban secara berkala. Ban yang kekurangan tekanan memperbesar rolling resistance, sehingga beban mesin bertambah berat.
Terakhir, jangan abaikan jadwal perawatan rutin. Filter udara kotor, filter solar tersumbat, atau penurunan kualitas oli mesin dapat memicu pemborosan BBM.
Pereli nasional Rifat Sungkar memuji mesin 4N15 sebagai all-round engine yang sangat baik. "Fuel efficient, tenaga dan torsi atas-bawah dapat, mesin silent, dan clean engine.
>>> Liverpool Incar Yan Diomande sebagai Pengganti Mohamed Salah
Emisi juga bagus," katanya. Ia menambahkan bahwa Mitsubishi dikenal tangguh, terutama mesin dieselnya yang menjadi jualan utama.
Update Terbaru
Sinopsis The East Palace, Drakor Misteri Terbaru Nam Joo Hyuk
Jumat / 17-07-2026, 11:38 WIB
Lembur Kerja? Ini 5 Snack Buah yang Praktis Dibawa ke Kantor
Jumat / 17-07-2026, 11:38 WIB
Kepala Kesbangpol Deli Serdang Dicopot karena Sebarkan Pesan Politik 2026
Jumat / 17-07-2026, 11:35 WIB
MSNOW Hentikan Siaran Langsung Pidato Trump di Tengah Kritik
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Amazon Prime Video Rilis Komedi Aksi Ride or Die, Dibintangi Hannah Waddingham
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Mobil China Kuasai 18% Pasar Indonesia, BYD Pimpin Penjualan
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Jokowi Tak Hadir di Sidang Dokter Tifa, Ali Syarief: Lupa Letak Ijazah
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Prabowo: Indonesia Kini Dipimpin Orang Cerdas dan Berani
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Israel Nyatakan Impian Jadi Sekutu Arab Saudi dengan Dukungan AS
Jumat / 17-07-2026, 11:18 WIB
Honda Umumkan Pemenang Kontes Layanan Honda Nasional 2026
Jumat / 17-07-2026, 11:18 WIB
Realme UI Resmi Ditinggalkan, HP Realme Beralih ke ColorOS
Jumat / 17-07-2026, 11:17 WIB
Jim Parsons Akui Obsesi dan Tekanan Bikin Sengsara di Puncak Karier
Jumat / 17-07-2026, 11:15 WIB







