Kapten Timnas Korea Selatan, Son Heungmin, menatap Piala Dunia 2026 sebagai panggung penutup karier internasionalnya.

Pemain berusia 33 tahun itu bertekad melampaui sekat generasi demi mengulang kejayaan semifinalis 2002.

>>> Hidemasa Morita Tinggalkan Sporting CP, Gabung Leeds United

Persiapan di Amerika Serikat

Langkah Son ke LAFC bukan sekadar perpindahan klub, melainkan investasi strategis untuk mematangkan persiapan fisik.

Kehadirannya di Major League Soccer menjadi magnet emosional bagi ratusan ribu warga keturunan Korea di Amerika Serikat.

Wilayah yang dihuni lebih dari 300.000 warga Korea tersebut kini menjadi basis dukungan domestik kedua bagi sang kapten.

"Piala Dunia adalah alasan terbesar kepindahan saya. Saya merasa sangat bersemangat," ujar Son saat diwawancarai FIFA.

Jembatan Antargenerasi

Komposisi skuad Taegeuk Warriors kini didominasi pemain muda yang masih belia saat Son melakoni debutnya.

Dinamika ini menempatkan sang penyerang veteran sebagai jembatan antara tradisi masa lalu dan ambisi masa depan.

"Ini adalah Piala Dunia keempat saya sebagai pemain dan saya menganggapnya sebagai suatu kehormatan," kata Son.

>>> FIFA Resmi Rilis Markas Latihan Piala Dunia 2026 di AS, Meksiko, Kanada

Ia menyadari kesempatan emas untuk mengukir prestasi bersama negaranya kini berada di titik nadir.

"Ini bisa menjadi Piala Dunia terakhir saya. Saya mengharapkan perjalanan yang indah," ungkapnya.

Semangat Juang Korea

Son menegaskan komitmennya untuk tampil tanpa beban demi memimpin rekan-rekannya di lapangan.

"Saya tidak pernah menganggapnya sebagai beban. Saya selalu berpikir bahwa saya adalah seseorang yang bisa membawa kegembiraan bagi orang-orang," jelasnya.

Kematangan emosional Son dibentuk oleh kegagalan masa lalu, terutama debutnya di Brasil tahun 2014.

Dari skuad satu dekade lalu, kini hanya tersisa Son dan penjaga gawang Kim Seunggyu.

>>> Sri Sultan HB X Respons Pembubaran Ibadah GMS di Bantul

Ia percaya semangat juang adalah kunci utama. "Saat kami paling bersinar adalah saat semangat juang itu paling terlihat," tegasnya.