Ketegangan sempat terjadi ketika pihak keluarga melakukan perlawanan fisik terhadap petugas kejaksaan yang bertugas.

Insiden tersebut mencakup tindakan pemberontakan hingga pencekikan terhadap sopir mobil operasional selama proses pengawalan eksekusi.

"Meski demikian, seluruh unsur pengamanan tetap berupaya menjaga situasi agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar," tutur Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo.

Petugas di lapangan diklaim tetap mengedepankan tindakan persuasif serta humanis tanpa adanya tindakan kekerasan kepada warga.

Masyarakat diimbau untuk tidak terprovokasi oleh potongan video sepihak yang tersebar di ruang digital.

>>> Hukum Makan Sebelum Shalat Iduladha, Berbeda dengan Idul Fitri

"Kodam VI/Mlw tetap berkomitmen mendukung terciptanya stabilitas keamanan wilayah, menghormati proses penegakan hukum yang berlaku, serta memastikan setiap personel TNI melaksanakan tugas secara profesional, terukur, dan sesuai koridor hukum," pungkas Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo.