Polres Karawang Selidiki Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja Jalur Khusus
Satuan Reserse Kriminal Polres Karawang tengah menyelidiki kasus dugaan penipuan rekrutmen tenaga kerja. Seorang pencari kerja dilaporkan menjadi korban setelah dijanjikan masuk ke sebuah perusahaan melalui jalur khusus.
Korban mengalami kerugian finansial hingga Rp5 juta. Pihak kepolisian saat ini telah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti.
>>> Surya Paloh Serahkan Sapi Limosin 1 Ton untuk Kurban
Peristiwa ini bermula ketika korban diperkenalkan kepada pelaku oleh seorang rekannya. Pelaku mengklaim mempunyai koneksi internal di sebuah perusahaan manufaktur di kawasan industri Karawang.
Pelaku meyakinkan korban bisa meloloskan proses penerimaan kerja dengan mudah. Namun, pelaku meminta uang dengan dalih biaya administrasi dan uang pelicin.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, membenarkan adanya laporan resmi. Korban menyerahkan dana melalui metode tunai maupun transfer bank.
“Korban awalnya dikenalkan kepada terlapor oleh rekannya.
Terlapor menjanjikan bisa membantu memasukkan korban bekerja di perusahaan dengan syarat menyerahkan sejumlah uang,” ujar Ipda Cep Wildan, Selasa (26/5/2026).
Pekerjaan yang dijanjikan tidak pernah terwujud setelah uang diserahkan. Korban tidak kunjung menerima panggilan kerja hingga batas waktu yang disepakati.
>>> Serial Off Campus Ubah Alur Cerita Buku Asli Elle Kennedy
Korban curiga karena pelaku sulit dihubungi dan tidak memberikan kepastian. Uang yang telah disetorkan pun tidak dikembalikan.
Korban akhirnya melaporkan perkara tersebut ke Mapolres Karawang. Transaksi penyerahan uang terjadi di Kecamatan Lemahabang pada 3 April 2026.
Pihak kepolisian menyatakan perkara ini mengarah pada dugaan penipuan. Aturan hukumnya mengacu pada KUHP Pasal 492 dan/atau Pasal 486.
“Tim penyidik masih mendalami perkara dengan memanggil saksi dan mengumpulkan alat bukti. Kami pastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara profesional dan transparan,” tegas Ipda Cep Wildan.
Polres Karawang mengimbau pencari kerja agar waspada terhadap tawaran pekerjaan yang meminta uang di awal. Masyarakat diminta memastikan keabsahan lowongan dari sumber resmi.
>>> Hizbullah Luncurkan Belasan Drone Peledak ke Instalasi Militer Israel
Warga juga diimbau segera melapor jika menemukan praktik percaloan tenaga kerja. Penyelidikan kasus ini terus berjalan guna mengungkap semua pihak yang terlibat.
Update Terbaru
Julian Alvarez Beri Sinyal Ingin Tinggalkan Atletico Madrid
Rabu / 27-05-2026, 16:20 WIB
PT Mobil Anak Bangsa Rakit Mobil Listrik Mikro Solarky Sun V Berpanel Surya
Rabu / 27-05-2026, 16:19 WIB
OPPO Luncurkan Enco Clip2 dan Watch X3 untuk Pasar Indonesia
Rabu / 27-05-2026, 16:19 WIB
Samsung Patenkan Dua Konsep HP Layar Gulung dan Sliding Terbaru
Rabu / 27-05-2026, 16:19 WIB
Perguruan Tinggi Dituntut Sesuaikan Metode Pembelajaran untuk 2030
Rabu / 27-05-2026, 16:19 WIB
Huawei Indonesia Salurkan 75 Hewan Qurban ke 15 Masjid
Rabu / 27-05-2026, 16:19 WIB
Bioskop Trans TV Tayangkan Baby Driver 25 Mei 2026
Rabu / 27-05-2026, 16:18 WIB
Ssharad Sharaan dan Viva Westi Sutradarai Film Suamiku Lukaku
Rabu / 27-05-2026, 16:18 WIB
Gernot Rohr Akui Gagal Rayu Michael Olise Perkuat Timnas Nigeria
Rabu / 27-05-2026, 16:18 WIB
Cara Klaim Kode Redeem FF ShopeePay Diamond Gratis April 2026
Rabu / 27-05-2026, 16:17 WIB
Santos Tundukkan Deportivo Cuenca Tiga Gol Tanpa Balas di Brasil
Rabu / 27-05-2026, 16:15 WIB
Joe Mazzulla Resmi Raih NBA Coach of the Year 2025-2026
Rabu / 27-05-2026, 16:15 WIB
60 Kata Romantis Sepak Bola dan Cinta untuk Pasangan Pencinta Bola
Rabu / 27-05-2026, 16:14 WIB
Kisah Nada Zahrah, Remaja 19 Tahun Bangun Kedai Rumahan demi Bantu Keluarga
Rabu / 27-05-2026, 16:14 WIB






