Voyah, merek premium kendaraan listrik milik Dongfeng, memperkenalkan model terbarunya bernama Passion S. Crossover ini memiliki desain yang sangat mirip dengan Xiaomi YU7.

Menurut laporan media China, panjang mobil mencapai 5.050 mm, lebar 1.998 mm, dan tinggi 1.656 mm.

>>> Polri Buka Layanan Pembuatan SIM Internasional Secara Online, Ini Syarat dan Biayanya

Jarak sumbu rodanya 3.000 mm.

Bagian depan menampilkan lampu split yang dihubungkan light bar LED, ditambah intake udara hitam dan splitter hitam.

Terdapat juga lengkungan roda hitam, atap kaca panoramik, serta LiDAR yang menonjol.

Bagian belakang memiliki panel samping melengkung yang mengingatkan pada Xiaomi YU7. Spoiler karbon tetap memberikan kesan sporty.

Voyah Passion S akan tersedia dalam varian penggerak roda belakang dan all-wheel drive. Varian dasar diperkirakan menghasilkan 408 hp, sedangkan varian dual-motor mencapai 646 hp.

>>> Jetour Bersiap Luncurkan SUV Hybrid T1 i&DM di Indonesia

Meski tidak sekuat Xiaomi YU7 GT yang memiliki 990 hp, tenaga tersebut sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Sistem kelistrikan 800 volt memungkinkan pengisian DC cepat.

Potensi Masuk Pasar Eropa

Stellantis telah mengonfirmasi sedang dalam pembicaraan dengan Dongfeng untuk membentuk joint venture.

Tujuannya adalah membangun dan menjual model Voyah di Eropa, mirip dengan cara Stellantis menangani Leapmotor secara internasional.

Jika kesepakatan terealisasi, Voyah Passion S bisa menjadi salah satu model yang dijual di Eropa. Pabrik perakitan potensial berada di Rennes, Prancis.

>>> Gaikindo Hadirkan Enam Merek Baru di GIIAS 2026

Belum ada informasi resmi mengenai jadwal penjualan di China maupun harga. Namun, langkah ini menunjukkan ambisi Stellantis memperkuat portofolio kendaraan listriknya.