Wabah Ebola Berstatus PHEIC, Indonesia Perketat Pengawasan di Pintu Masuk Negara
World Health Organization (WHO) resmi menetapkan wabah Ebola sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).
Status ini menandakan risiko penularan lintas negara yang tinggi dan memerlukan respons global segera.
>>> POGI Ungkap Bahaya Paparan BPA Terhadap Pubertas Dini Anak
Menanggapi hal tersebut, Indonesia memperkuat langkah antisipasi di pintu masuk negara. Pemerintah menerapkan pengawasan ketat di bandara dan pelabuhan untuk mencegah potensi masuknya virus Ebola.
Pengawasan Diperketat di Bandara dan Pelabuhan
Project Manager Community-based Surveillance Ruang Kebijakan Kesehatan Indonesia (RUKKI), Mustakim, menekankan pentingnya langkah preventif.
"Status PHEIC bukan sekadar label, melainkan peringatan bahwa Ebola memiliki risiko tinggi berkembang menjadi krisis kesehatan global seperti COVID-19.
Indonesia harus bersiap dengan langkah preventif, bukan reaktif," ujarnya, Selasa (26/5).
Pemerintah telah mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan pemeriksaan ketat bagi pelaku perjalanan, terutama dari negara dengan laporan wabah.
Pengecekan suhu tubuh dan riwayat perjalanan menjadi instrumen utama dalam pemantauan.
Pelaku perjalanan yang menunjukkan gejala tertentu akan langsung dirujuk ke rumah sakit rujukan penyakit menular.
Kementerian Kesehatan juga bersinergi dengan WHO untuk memantau situasi global serta menyiagakan laboratorium rujukan nasional.
Ebola Belum Pernah Terdeteksi di Indonesia
Meskipun Indonesia belum pernah mencatat kasus konfirmasi penyakit virus Ebola, pemerintah tetap bersiaga.
Sistem surveilans ketat telah diterapkan dan dikoordinasikan oleh Kementerian Kesehatan untuk membentengi wilayah dari ancaman penularan luar negeri.
Penyakit Ebola dapat menular dari hewan ke manusia melalui kontak darah, cairan tubuh, atau organ hewan yang terinfeksi.
>>> Woori Bank Korea Suntik Dana Dukung Bisnis Bank Woori Saudara
Hewan pembawa virus meliputi kelelawar buah, simpanse, gorila, monyet, hingga antelop hutan. Penularan antarmanusia juga berisiko terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh pasien maupun benda yang tercemar.
Update Terbaru
Sunscreen Bikin Kulit Perih? Ini Penjelasan Dokter
Sabtu / 11-07-2026, 09:21 WIB
Zelenskyy Bentuk Komando Jarak Jauh untuk Target Infrastruktur Rusia
Sabtu / 11-07-2026, 09:21 WIB
Harga Minyak Dunia Turun 11 Juli 2026: WTI di US$71,51, Optimisme Pembukaan Selat Hormuz Redakan Kekhawatiran Pasar
Sabtu / 11-07-2026, 09:12 WIB
Menkeu Purbaya: Manajemen Kas Negara Jadi Instrumen Baru Penggerak Ekonomi
Sabtu / 11-07-2026, 09:12 WIB
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Ronaldo 'Disuntik Mati'
Sabtu / 11-07-2026, 09:12 WIB
i-dle, Kihyun, Yeonjun, dan Young K Ramaikan Strategi Musim Panas K-Pop
Sabtu / 11-07-2026, 09:07 WIB
Spanyol Tumbangkan Belgia 2-1, Tiket Semifinal Sukses di Tangan
Sabtu / 11-07-2026, 09:07 WIB
Trump: AS-Iran Sepakat Berunding Lagi, Gencatan Senjata Berakhir
Sabtu / 11-07-2026, 08:57 WIB
FIFA Siapkan Hadiah Rp15,68 Triliun untuk Piala Dunia 2026
Sabtu / 11-07-2026, 08:57 WIB
Kolektor AS Jual Dua Aston Martin Valhalla, Masing-masing Baru 196 Mil
Sabtu / 11-07-2026, 08:57 WIB
Daftar Pemilik Saham RANS: Raffi Ahmad Terbesar, Ada Kaesang dan Dony Oskaria
Sabtu / 11-07-2026, 08:57 WIB
Kolektor AS Jual Dua Aston Martin Valhalla dengan Jarak Tempuh Sama
Sabtu / 11-07-2026, 08:57 WIB
FIFA Tunjuk Wasit Portugal Pimpin Argentina vs Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026
Sabtu / 11-07-2026, 08:57 WIB
Generasi Emas Belgia Tutup Kisah dengan Kegagalan di Piala Dunia 2026
Sabtu / 11-07-2026, 08:56 WIB







