KEK Batang Raih Komitmen Investasi Hijau dari Hongaria
Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang berhasil mengamankan komitmen investasi hijau dari sejumlah perusahaan Hongaria.
Kesepakatan ini diraih dalam Indonesia-Hungary Investment and Business Forum yang berlangsung pada 20-21 Mei 2026 di Budapest.
>>> POGI Ungkap Bahaya Paparan BPA Terhadap Pubertas Dini Anak
Forum ini bertujuan mendorong pengembangan infrastruktur berkelanjutan di Asia Tenggara.
Promosi peluang investasi difasilitasi oleh KBRI Budapest bersama Sekretariat Dewan Nasional KEK, Kantor Staf Presiden, dan IIPC London.
Sektor yang menjadi fokus meliputi energi terbarukan, farmasi, dan kendaraan listrik.
Di sektor energi, pengelola kawasan menjajaki kesepakatan dengan Merlion Teck Ltd untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya berkapasitas 100 hingga 200 Megawatt di atas lahan 200 hektare.
Proyek PLTS ini direncanakan menggunakan skema Power Purchase Agreement jangka panjang. Tujuannya menyediakan pasokan energi bersih yang kompetitif bagi penyewa industri dengan standar lingkungan ketat.
Selain energi surya, penguatan infrastruktur dilakukan melalui aliansi dengan Iconic Energy Kft untuk solusi ekonomi sirkular. Pengelolaan air bersih terintegrasi juga akan dikerjasamakan dengan Hungarian Water Partnership.
Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Ngurah Wirawan, menegaskan pencapaian ini sebagai bukti kesiapan Batang dalam menyediakan ekosistem industri masa depan yang ramah lingkungan.
>>> Woori Bank Korea Suntik Dana Dukung Bisnis Bank Woori Saudara
"Kami tidak hanya membangun kawasan, kami sedang membangun masa depan industri yang bersih dan mandiri," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa komitmen PLTS skala besar dan teknologi utilitas air mutakhir akan memastikan setiap investor tumbuh dalam ekosistem berkelanjutan.
Kerja sama ini mendapat apresiasi positif dari pemerintah pusat.
Plt Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menilai realisasi komitmen teknis ini merefleksikan kuatnya fasilitas yang diberikan negara.
"Pemerintah memberikan dukungan penuh bagi akselerasi ini," katanya.
Menurutnya, KEK Industropolis Batang kini menjadi pilihan utama di Asia Tenggara bagi investor global yang mengincar efisiensi dan keberlanjutan.
>>> KEK Industropolis Batang Bidik Investasi High Tech di Jepang
"Prestasi di Budapest adalah sinyal kuat bahwa Indonesia siap menjadi pemimpin ekonomi hijau dunia," tutup Edwin Manansang.
Update Terbaru
Sunscreen Bikin Kulit Perih? Ini Penjelasan Dokter
Sabtu / 11-07-2026, 09:21 WIB
Zelenskyy Bentuk Komando Jarak Jauh untuk Target Infrastruktur Rusia
Sabtu / 11-07-2026, 09:21 WIB
Harga Minyak Dunia Turun 11 Juli 2026: WTI di US$71,51, Optimisme Pembukaan Selat Hormuz Redakan Kekhawatiran Pasar
Sabtu / 11-07-2026, 09:12 WIB
Menkeu Purbaya: Manajemen Kas Negara Jadi Instrumen Baru Penggerak Ekonomi
Sabtu / 11-07-2026, 09:12 WIB
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Ronaldo 'Disuntik Mati'
Sabtu / 11-07-2026, 09:12 WIB
i-dle, Kihyun, Yeonjun, dan Young K Ramaikan Strategi Musim Panas K-Pop
Sabtu / 11-07-2026, 09:07 WIB
Spanyol Tumbangkan Belgia 2-1, Tiket Semifinal Sukses di Tangan
Sabtu / 11-07-2026, 09:07 WIB
Trump: AS-Iran Sepakat Berunding Lagi, Gencatan Senjata Berakhir
Sabtu / 11-07-2026, 08:57 WIB
FIFA Siapkan Hadiah Rp15,68 Triliun untuk Piala Dunia 2026
Sabtu / 11-07-2026, 08:57 WIB
Kolektor AS Jual Dua Aston Martin Valhalla, Masing-masing Baru 196 Mil
Sabtu / 11-07-2026, 08:57 WIB
Daftar Pemilik Saham RANS: Raffi Ahmad Terbesar, Ada Kaesang dan Dony Oskaria
Sabtu / 11-07-2026, 08:57 WIB
Kolektor AS Jual Dua Aston Martin Valhalla dengan Jarak Tempuh Sama
Sabtu / 11-07-2026, 08:57 WIB
FIFA Tunjuk Wasit Portugal Pimpin Argentina vs Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026
Sabtu / 11-07-2026, 08:57 WIB
Generasi Emas Belgia Tutup Kisah dengan Kegagalan di Piala Dunia 2026
Sabtu / 11-07-2026, 08:56 WIB







