"Anda harus melihat prosesnya dengan jernih dan melihat koreksi apa yang bisa dilakukan," jelasnya.

Kekalahan pada Game 4 menahan produktivitas Thunder hingga hanya mencetak 82 poin, angka terendah mereka dalam sebuah pertandingan playoff sejak Agustus 2020.

"Dan saya pikir beberapa turnover dan tembakan adalah hasil dari cara kami bermain dan cara mereka bertahan. Saya tidak akan pernah mengurangi pujian untuk mereka.

Mungkin sedikit dari keduanya.

Itu bukan malam kami, tapi pada saat yang sama kami bisa jauh lebih baik, dan kami harus jauh lebih baik di Game 5 jika ingin bersaing," tambah Daigneault.

Masalah Cedera Thunder

Masalah cedera memperumit situasi Thunder karena Ajay Mitchell dipastikan absen akibat cedera betis kanan, sementara Jalen Williams masih diragukan tampil akibat cedera hamstring kiri.

"Saya pikir kami banyak meninggalkan keinginan di lantai malam ini," aku Daigneault.

Kondisi ini membuat lini serang Thunder kehilangan ketajaman, bahkan memaksa dua kali MVP Shai Gilgeous-Alexander mencetak angka di bawah 20 poin untuk pertama kalinya sepanjang musim ini.

>>> New York Knicks Lolos ke Final NBA Usai Sapu Bersih Cleveland Cavaliers

"Kami tidak memiliki ketajaman, kekuatan, atau presisi yang diperlukan untuk membongkar mereka. Dan mereka sangat bagus secara defensif dengan energi dan fisik mereka," papar Daigneault.

Shai Gilgeous-Alexander mengakui bahwa timnya perlu memperbaiki performa sejak awal kuarter pertama, terutama saat melakoni laga tandang.

"Kami harus melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam memulai pertandingan," ungkapnya.

"Tentu saja ini lebih menantang di laga tandang, dan kami tahu itu, tapi kami harus pergi ke sana dan melakukannya," pungkasnya.