Allianz menilai terdapat sejumlah langkah untuk menjaga kesiapan perlindungan kesehatan jangka panjang. Salah satunya dengan melakukan evaluasi berkala terhadap manfaat perlindungan agar tetap sesuai perkembangan biaya medis.

Masyarakat juga diimbau memahami cakupan manfaat polis, termasuk batasan perlindungan, ketentuan, hingga skema deductible atau pembagian biaya kesehatan antara nasabah dan perusahaan asuransi.

Menurut Cheang, pendekatan tersebut dinilai dapat membantu menjaga biaya perlindungan tetap lebih terukur dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Selain itu, masyarakat disarankan tidak terburu-buru menghentikan perlindungan kesehatan tanpa perencanaan matang. Hal itu dapat menimbulkan risiko finansial di masa depan.

Pergantian polis ke perusahaan asuransi baru juga perlu dipertimbangkan secara cermat karena membuat nasabah kembali menjalani masa tunggu.

Di tengah tren kenaikan biaya medis, perlindungan kesehatan dinilai makin penting sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga, bukan sekadar kebutuhan tambahan.

“Kami terus mengembangkan produk perlindungan kesehatan yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat, termasuk melalui layanan Allianz Preferred Medical dan AlliSya Preferred Medical,” imbuh Cheang.

>>> EDC BRI Kini Terima Pembayaran Alipay dan UnionPay

Ia pun berharap masyarakat dapat lebih memahami manfaat perlindungan kesehatan. Dengan demikian, mereka tetap memiliki rasa aman dalam menghadapi risiko kesehatan tanpa mengganggu stabilitas finansial keluarga.